Muhammadiyah Sesalkan Penggunaan Gas Air Mata Tangani Kerusuhan di Kanjuruhan
Fajar adhitya
Ahad, 02 Oktober 2022 - 19:37 WIB
Petugas Kepolisian menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton dalam tragedi Kanjuruhan (foto: istimewa)
Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 127 jiwa dalam kerusuhan Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Muhammadiyah menyesalkan cara dan tindakan dalam menangani kerusuhan tersebut, sehingga terjadi korban meninggal yang besar.
"Tragedi ini mengoyak marwah bangsa dan negara Indonesia," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, Ahad (2/10/2022)
Jumlah kematian akibat kerusuhan tersebut termasuk deretan yang tertinggi di dunia dari sejumlah kerusuhan yang pernah terjadi. Belum terhitung korban luka-luka akibat kerusuhan tersebut.
Baca juga: Haedar Nasir Sebut Satu Nyawa Sangat Berharga dan Harus Dijaga
Publik di berbagai media massa dan media sosial menyesalkan cara dan tindakan dalam menangani kerusuhan tersebut, sehingga terjadi korban meninggal yang besar.
Banyak pihak menyesalkan kenapa kerusuhan sampai terjadi dan korban begitu banyak jatuh.
Muhammadiyah menyesalkan cara dan tindakan dalam menangani kerusuhan tersebut, sehingga terjadi korban meninggal yang besar.
"Tragedi ini mengoyak marwah bangsa dan negara Indonesia," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, Ahad (2/10/2022)
Jumlah kematian akibat kerusuhan tersebut termasuk deretan yang tertinggi di dunia dari sejumlah kerusuhan yang pernah terjadi. Belum terhitung korban luka-luka akibat kerusuhan tersebut.
Baca juga: Haedar Nasir Sebut Satu Nyawa Sangat Berharga dan Harus Dijaga
Publik di berbagai media massa dan media sosial menyesalkan cara dan tindakan dalam menangani kerusuhan tersebut, sehingga terjadi korban meninggal yang besar.
Banyak pihak menyesalkan kenapa kerusuhan sampai terjadi dan korban begitu banyak jatuh.