Simpang Siur Data Korban Tragedi Kanjuruhan, Wagub Jatim: Ada Multiple Entry
Muhajirin
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:00 WIB
Masyarakat mencari anggota keluarganya yang menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan (foto: istimewa)
Terjadi simpang siur terkait data korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam. Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jumlah korban meninggal dunia adalah 125 orang. Sementara Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyampaikan ada 174 korban jiwa berdasarkan data BPBD Jatim.
Meluruskan hal tersebut, Emil Dardak menyampaikan adanya kesulitan dalam identifikasi korban di lapangan karena banyaknya jenazah. Sehingga terjadi multiple entry atau input data berulang.
“Dari kunjungan lapangan kami segera menemukan potensi ada double entry karena banyaknya juga jenazah yang belum teridentifikasi sehingga multiple entry sulit diverifikasi di awal,” kata Emil dalam keterangan yang diterima LANGIT7, Senin (3/10/2022).
Baca Juga:Kepolisian Rilis Data Terbaru Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan
Data pasti korban jiwa yang telah terverifikasi, kata Emil adalah sebagaimana disampaikan oleh Kapolri dan juga Menko PMK Muhadjir Effendy.
“Keseluruhan sudah diidentifikasi, angka final sebagaimana disampaikan menko PMK jadi rujukan kita semua, kita berduka 125 saudara kita meninggal dunia karena peristiwa ini,” ungkap Emil.
Sementara untuk korban luka-luka, Emil menyebut proses identifikasi masih terus dilakukan. Dalam rangka identifikasi tersebut, telah didirikan Posko di halaman Balai Kota Malang untuk masyarakat mencari data keluarganya yang jadi korban dalamtragedi Kanjuruhan.
Meluruskan hal tersebut, Emil Dardak menyampaikan adanya kesulitan dalam identifikasi korban di lapangan karena banyaknya jenazah. Sehingga terjadi multiple entry atau input data berulang.
“Dari kunjungan lapangan kami segera menemukan potensi ada double entry karena banyaknya juga jenazah yang belum teridentifikasi sehingga multiple entry sulit diverifikasi di awal,” kata Emil dalam keterangan yang diterima LANGIT7, Senin (3/10/2022).
Baca Juga:Kepolisian Rilis Data Terbaru Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan
Data pasti korban jiwa yang telah terverifikasi, kata Emil adalah sebagaimana disampaikan oleh Kapolri dan juga Menko PMK Muhadjir Effendy.
“Keseluruhan sudah diidentifikasi, angka final sebagaimana disampaikan menko PMK jadi rujukan kita semua, kita berduka 125 saudara kita meninggal dunia karena peristiwa ini,” ungkap Emil.
Sementara untuk korban luka-luka, Emil menyebut proses identifikasi masih terus dilakukan. Dalam rangka identifikasi tersebut, telah didirikan Posko di halaman Balai Kota Malang untuk masyarakat mencari data keluarganya yang jadi korban dalamtragedi Kanjuruhan.