home edukasi & pesantren

Prasangka hingga Fanatisme, Ini 5 Penyebab Konflik Berujung Kerusuhan

Senin, 03 Oktober 2022 - 15:28 WIB
Ilustrasi kerusuhan. Foto: LANGIT7/iStock
Dunia sepak bola Indonesia tengah berduka. Laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) berbuah petaka. Kapolri Listyo Sigit mengatakanjumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut berjumlah 125 orang.

Ralph K White dalam Ancok, 2004 mengatakan, sebenarnya tidak seorangpun yang menyukai konflik atau peperangan. Itu berarti manusia sebenarnya juga menginginkan keterdekatan dan kerjasama dengan orang lain, berinteraksi secara positif, dan menjalin hubungan yang lebih satu sama lain.

Baca juga: Mengenal Gas Air Mata yang Dipakai saat Kerusuhan Kanjuruhan

Akan tetapi, realitas di lapangan sering terjadi konflik. Ketua Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Dr. Andik Matulessy, menjelaskan, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab konflik yang berujung padakerusuhan.



1. Prasangka Sosial



Prasangka merupakan fenomena yang terjadi antarkelompok yang cenderung berkonotasi negatif. Prasangka bisa muncul karena ada konflik atau kompetisi antarkelompok.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
malang konflik kerusuhan stadion kanjuruhan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya