5 Solusi Efektif Menangani Konflik Antarkelompok
Muhajirin
Senin, 03 Oktober 2022 - 20:13 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Konflik antarkelompok bisa berujung kerusuhan jika tidak diselesaikan dengan baik. Pemecahan konflik bisa dilakukan dengan beberapa cara, salah satu di antaranya memunculkan tujuan bersama. Artinya, tujuan individu-individu bisa disubstitusikan pada tujuan yang lebih besar untuk kepentingan bersama.
Kuncinya, pemerintah harus mengedepankan kepentingan bersama dengan memperhitungkan dampak yang terjadi dalam kehidupan bangsa dan negara.
Baca juga: Prasangka hingga Fanatisme, Ini 5 Penyebab Konflik Berujung Kerusuhan
Ketua Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Dr. Andik Matulessy, menjelaskan, permasalahan konflik antarkelompok harus mendapatkan perhatian yang lebih serius dari semua pihak itu karena penyelesaian persoalan ini harus lebih komprehensif. Beberapa solusi itu antara lain:
Ketidakpuasan (subjective dissatisfaction) menjadi faktor utama munculnya gerakan sosial. Ini harus menjadi perhatian serius dari jajaran pemerintah, agar konflik antarkelompok bisa dicegah.
Kuncinya, pemerintah harus mengedepankan kepentingan bersama dengan memperhitungkan dampak yang terjadi dalam kehidupan bangsa dan negara.
Baca juga: Prasangka hingga Fanatisme, Ini 5 Penyebab Konflik Berujung Kerusuhan
Ketua Pengurus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Dr. Andik Matulessy, menjelaskan, permasalahan konflik antarkelompok harus mendapatkan perhatian yang lebih serius dari semua pihak itu karena penyelesaian persoalan ini harus lebih komprehensif. Beberapa solusi itu antara lain:
1. Cepat dan Tanggap Memperhatikan Ketidakpuasan Masyarakat
Ketidakpuasan (subjective dissatisfaction) menjadi faktor utama munculnya gerakan sosial. Ini harus menjadi perhatian serius dari jajaran pemerintah, agar konflik antarkelompok bisa dicegah.