Makna Diam saat Salat, Ini Penjelasan Habib Ali Zainal
Mahmuda attar hussein
Rabu, 05 Oktober 2022 - 10:30 WIB
Ilustrasi diam saat salat. (Foto: Istimewa).
Habib Ali Zainal Abidin menjelaskan ada diam yang dianjurkan dalam salat. Nabi SAW menyebut diam ini diganjar pahala karena mengikuti sunnah Rasulullah.
Menurut dia, tidak hanya melafadzkan dzikir dan shalawat saja yang akan mendapatkan pahala. Tapi juga diam dalam salat karena mencontoh apa yang dilakukan Rasulullah.
"Diam (dalam salat) dapat pahala, karena Nabi pun diam. Kita mengikuti cara Nabi salat yang berarti mengikuti sunnahnya," kata dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Rabu (5/10/2022).
Adapun diam dalam salat ini dilakukan di antara takbiratul ihram dan doa iftitah. Kemudian, diam selanjutnya antara doa iftitah dengan ta'awudz saat akan membaca Al-Fatihah.
Baca Juga: Keistimewaan Sujud saat Salat Kata Imam Al-Ghazali
"Selanjutnya diam di antara ta'awudz dengan basmalah. Dan saat 'waladdollin' dan 'aamiin'," jelasnya.
Disunnahkan pula, lanjut Ali, untuk diam sejenak saat pergantian surat. Terakhir, disunnahkan diam ketika selesai bacaan surat pendek dan sebelum rukuk.
Menurut dia, tidak hanya melafadzkan dzikir dan shalawat saja yang akan mendapatkan pahala. Tapi juga diam dalam salat karena mencontoh apa yang dilakukan Rasulullah.
"Diam (dalam salat) dapat pahala, karena Nabi pun diam. Kita mengikuti cara Nabi salat yang berarti mengikuti sunnahnya," kata dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Rabu (5/10/2022).
Adapun diam dalam salat ini dilakukan di antara takbiratul ihram dan doa iftitah. Kemudian, diam selanjutnya antara doa iftitah dengan ta'awudz saat akan membaca Al-Fatihah.
Baca Juga: Keistimewaan Sujud saat Salat Kata Imam Al-Ghazali
"Selanjutnya diam di antara ta'awudz dengan basmalah. Dan saat 'waladdollin' dan 'aamiin'," jelasnya.
Disunnahkan pula, lanjut Ali, untuk diam sejenak saat pergantian surat. Terakhir, disunnahkan diam ketika selesai bacaan surat pendek dan sebelum rukuk.