Ini 5 Perkembangan Baru Penanganan Tragedi Kanjuruhan
Fajar adhitya
Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:40 WIB
Kondisi Stadion Kanjuruhan usai terjadinya kerusuhan (foto: Antara)
Penanganan Tragedi Kanjuruhan, Malang Jawa Timur yang menewaskan ratusan orang terus dilakukan. Menurut Posko Postmortem Crisis Center Pemerintah Kabupaten Malang, ada perubahan data korban meninggal dari semula 125 orang menjadi 133 orang.
Pemerintah cq Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan telah membentuk tim gabungan independen pecari fakta (TGIPF). Rapat TGIPF pada Selasa (4/10/2022) malam memutuskan penghentian total seluruh liga PSSI.
Berikut rangkuman perkembangan penanganan Tragedi Kanjuruhan, Rabu (5/10/2022):
1. Korban Meninggal 133 Orang, 42 di antaranya Anak-Anak
Posko Postmortem Crisis Center Pemerintah Kabupaten Malang pada Selasa (4/10/2022) Pukul 02.00 WIB, total korban meninggal dunia sebanyak 133 orang. Korban terdiri dari perempuan 42 orang, laki-laki 91 orang, dan di antaranya 37 orang anak dengan rentang usia 3-17 tahun, serta korban yang belum teridentifikasi usianya sebanyak 18 orang.
Baca juga:Tindak Lanjut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFA
2. Penghentian Liga 1, 2, dan 3
Pemerintah cq Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan telah membentuk tim gabungan independen pecari fakta (TGIPF). Rapat TGIPF pada Selasa (4/10/2022) malam memutuskan penghentian total seluruh liga PSSI.
Berikut rangkuman perkembangan penanganan Tragedi Kanjuruhan, Rabu (5/10/2022):
1. Korban Meninggal 133 Orang, 42 di antaranya Anak-Anak
Posko Postmortem Crisis Center Pemerintah Kabupaten Malang pada Selasa (4/10/2022) Pukul 02.00 WIB, total korban meninggal dunia sebanyak 133 orang. Korban terdiri dari perempuan 42 orang, laki-laki 91 orang, dan di antaranya 37 orang anak dengan rentang usia 3-17 tahun, serta korban yang belum teridentifikasi usianya sebanyak 18 orang.
Baca juga:Tindak Lanjut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFA
2. Penghentian Liga 1, 2, dan 3