Kemenag Pastikan Korban Tembok Roboh MTsN 19 Sudah Tertangani
Ummu hani
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 09:18 WIB
Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie. Foto: Istimewa.
Kementerian Agama memastikan tiga siswa yang menjadi korban meninggal akibat tembok roboh di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) mendapat santunan. Sementara dua siswa yang mengalami luka-luka mendapat bantuan perawatan.
"Menag (Yaqut Cholil Qoumas) juga minta agar para korban mendapatkan santunan dan bantuan perawatan," kata Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima LANGIT7.ID, Jumat (7/10/2022).
Baca juga: Banjir Robohkan Tembok MTs 19 Pondok Labu, 3 Orang Tewas
Anna memastikan korban dalam kejadian tersebut sudah tertangani, baik untuk proses pemakaman maupun perawatan di rumah sakit. Dalam keterangannya, Anna mewakili instansinya turut berduka citadan memanjatkan doa bagi para korban.
"Kita doakan, anak-anak yang wafat saat mencari Ilmu ini mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt. Keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran. Dua siswa yang dirawat segera sehat dan bisa kembali belajar. Aamiin," harapnya.
Terkait bangunan yang rusak, Anna menyampaikan arahan dari Menag Yaqut pada jajarannya untuk mendatangi lokasi dan memperbaiki sarana dan prasarana madrasah.
"Saat ini sudah memasuki musim hujan, curah hujan juga sangat tinggi. Kondisi ini agar menjadi perhatian bersama seluruh stakeholders pendidikan di madrasah dalam proses pembelajaran," tutur Anna.
"Menag (Yaqut Cholil Qoumas) juga minta agar para korban mendapatkan santunan dan bantuan perawatan," kata Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima LANGIT7.ID, Jumat (7/10/2022).
Baca juga: Banjir Robohkan Tembok MTs 19 Pondok Labu, 3 Orang Tewas
Anna memastikan korban dalam kejadian tersebut sudah tertangani, baik untuk proses pemakaman maupun perawatan di rumah sakit. Dalam keterangannya, Anna mewakili instansinya turut berduka citadan memanjatkan doa bagi para korban.
"Kita doakan, anak-anak yang wafat saat mencari Ilmu ini mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt. Keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran. Dua siswa yang dirawat segera sehat dan bisa kembali belajar. Aamiin," harapnya.
Terkait bangunan yang rusak, Anna menyampaikan arahan dari Menag Yaqut pada jajarannya untuk mendatangi lokasi dan memperbaiki sarana dan prasarana madrasah.
"Saat ini sudah memasuki musim hujan, curah hujan juga sangat tinggi. Kondisi ini agar menjadi perhatian bersama seluruh stakeholders pendidikan di madrasah dalam proses pembelajaran," tutur Anna.