Menparekraf Dorong Pengembangan Potensi Desa Wisata di Kawasan Pesisir
Hasanah syakim
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 19:27 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno melihat budidaya lobster. (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di pesisir agar bergerak menghadirkan desa wisata.
Sandiaga juga berupaya, agar masyarakat di sekitar pesisir dapat memaksimalkan potensi bahari yang dimiliki, melalui kerangka konsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Meski Indonesia adalah negara kepulauan. Belum banyak desa wisata yang berada di daerah pesisir, dan menawarkan potensi bahari. Di ajang ADWI 2021, dari 50 desa wisata terkurasi hanya 15 persen yang letaknya di daerah pesisir," kata Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (7/10/2022).
Baca juga:Sempat Ditolak Warga, Taman Wisata Mangrove Kini Ramai Dikunjungi
Dengan demikian, pihaknya terus mendorong agar masyarakat khususnya pelaku Parekraf di daerah pesisir, dapat memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.
"(ADWI) Tahun ini kita dorong dan akhirnya dapat 20 persen, padahal kita negara kepulauan tapi desa wisata lebih banyak di gunung, sungai. Kita ingin lebih banyak lagi atau sekitar 20 sampai 30 persen desa wisata ada di pesisir," katanya.
Lebih lanjut, Sandiaga menerangkan kehadiran A Lobster Farm di Pantai Amed, Karangasem, Bali dapat memberikan warna dalam pengembangan potensi desa wisata di kawasan pesisir. Terlebih bagi pelaku Parekraf berkonsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Sandiaga juga berupaya, agar masyarakat di sekitar pesisir dapat memaksimalkan potensi bahari yang dimiliki, melalui kerangka konsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Meski Indonesia adalah negara kepulauan. Belum banyak desa wisata yang berada di daerah pesisir, dan menawarkan potensi bahari. Di ajang ADWI 2021, dari 50 desa wisata terkurasi hanya 15 persen yang letaknya di daerah pesisir," kata Sandiaga dalam keterangannya Jum'at (7/10/2022).
Baca juga:Sempat Ditolak Warga, Taman Wisata Mangrove Kini Ramai Dikunjungi
Dengan demikian, pihaknya terus mendorong agar masyarakat khususnya pelaku Parekraf di daerah pesisir, dapat memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.
"(ADWI) Tahun ini kita dorong dan akhirnya dapat 20 persen, padahal kita negara kepulauan tapi desa wisata lebih banyak di gunung, sungai. Kita ingin lebih banyak lagi atau sekitar 20 sampai 30 persen desa wisata ada di pesisir," katanya.
Lebih lanjut, Sandiaga menerangkan kehadiran A Lobster Farm di Pantai Amed, Karangasem, Bali dapat memberikan warna dalam pengembangan potensi desa wisata di kawasan pesisir. Terlebih bagi pelaku Parekraf berkonsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.