Masjid Khusnul Khatimah Rutinkan Program Mudik untuk Karyawan
Andi Muhammad
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 14:15 WIB
Masjid Khusnul Khatimah Rutinkan Program Mudik untuk Karyawan. Foto: Andi Muhammad.
Setiap masjid di seluruh Indonesia pastinya memiliki program-program tersendiri bagi jamaahnya. Begitupula dengan Masjid Khusnul Khatimah yang ikut andil dalam program Mudik Bersama bagi karyawan Kemenkumham.
Pengurus DKM Masjid Khusnul Khatimah, Ustaz Azahrawi mengatakan, selain mengadakan kegiatan-kegiatan rutin saat bulan suci Ramadhan, seperti buka puasa bersama, tadarus Quran dan lain-lain. Masjid ini pun ikut berperan dalam mengadakan program Kumham Mudik Bareng.
"Kegiatan ini dikhususkan bagi karyawan unit pertama dan honorer," kata Ustaz Azahrawi saat ditemuiLangit7, Kamis (13/10/2022).
Mekanisme dari program tersebut pun cukup sederhana, karena menggunakan aplikasi khusus untuk mendata seluruh karyawan yang hendak mudik dan menyatukan seluruh pemudik berdasarkan arah tujuan yang sama.
Baca Juga:Tak Memabukkan, Parfum Beralkohol Boleh Dipakai saat Salat
"Jadi kita siapkan jalur-jalurnya yang ke wilayah Sumatera, Jawa terus di mana ini mereka transitnya. Lalu mereka turun di tempat itu dan melanjutkan perjalanan menuju kampungnya yang lokasi tidak jauh dari tempat transit," jelasnya.
Program ini tidak dipungut biaya sepeser pun, serta bus yang disediakan cukup banyak yakni lebih dari 20 kendaraan. Mereka yang hendak mudik pun diperbolehkan membawa sanak keluarganya, namun dengan syarat kuota maksimal empat orang.
Pengurus DKM Masjid Khusnul Khatimah, Ustaz Azahrawi mengatakan, selain mengadakan kegiatan-kegiatan rutin saat bulan suci Ramadhan, seperti buka puasa bersama, tadarus Quran dan lain-lain. Masjid ini pun ikut berperan dalam mengadakan program Kumham Mudik Bareng.
"Kegiatan ini dikhususkan bagi karyawan unit pertama dan honorer," kata Ustaz Azahrawi saat ditemuiLangit7, Kamis (13/10/2022).
Mekanisme dari program tersebut pun cukup sederhana, karena menggunakan aplikasi khusus untuk mendata seluruh karyawan yang hendak mudik dan menyatukan seluruh pemudik berdasarkan arah tujuan yang sama.
Baca Juga:Tak Memabukkan, Parfum Beralkohol Boleh Dipakai saat Salat
"Jadi kita siapkan jalur-jalurnya yang ke wilayah Sumatera, Jawa terus di mana ini mereka transitnya. Lalu mereka turun di tempat itu dan melanjutkan perjalanan menuju kampungnya yang lokasi tidak jauh dari tempat transit," jelasnya.
Program ini tidak dipungut biaya sepeser pun, serta bus yang disediakan cukup banyak yakni lebih dari 20 kendaraan. Mereka yang hendak mudik pun diperbolehkan membawa sanak keluarganya, namun dengan syarat kuota maksimal empat orang.