Kemenlu RI Matangkan Persiapan Evakuasi WNI di Afghanistan
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 16 Agustus 2021 - 22:58 WIB
ilustrasi perang AS di Afghanistan (foto: the nation)
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau perkembangan di Afghanistan pasca diambil alih oleh kelompok Taliban sejak beberapa waktu terakhir. Kemenlu menyatakan, keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi prioritas utama.
Dalam hal ini, pemerintah terus berkomunikasi dengan semua pihak guna mengetahui keberadaan WNI di Afghanistan. "Pemerintah terus melakukan komunikasi dengan semua pihak dan juga dengan Perwakilan PBB dan Perwakilan Asing di Afghanistan. Persiapan evakuasi terus dimatangkan, antara lain melalui komunikasi dengan berbagai pihak terkait di lapangan," demikian bunyi keterangan resmi Kemlu, Senin (16/8/2021).
Baca Juga:AS Kirim 5.000 Tentara Evakuasi Staf Kedutaan dari Afghanistan
Kemenlu juga berharap kisruh yang terjadi di Afghanistan dapat diselesaikan dengan segera. Sementara misi KBRI Kabul akan tetap dijalankan dengan tim esensial terbatas sambil memantau situasi keamanan di Afghanistan.
"Pemerintah Indonesia berharap penyelesaian politik tetap dapat dilakukan, melalui Afghan-owned, Afghan-led. Perdamaian dan stabilitas tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat Afghanistan dan dunia internasional," akhir pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, pasukan kelompok Taliban Afghanistan telah menguasai ibukota Kabul pada Ahad (15/8). Bahkan, mereka juga sudah menguasai Istana Presiden Afghanistan menyusul kaburnya Ashraf Gani yang didukung negara barat.
Baca Juga:
Dalam hal ini, pemerintah terus berkomunikasi dengan semua pihak guna mengetahui keberadaan WNI di Afghanistan. "Pemerintah terus melakukan komunikasi dengan semua pihak dan juga dengan Perwakilan PBB dan Perwakilan Asing di Afghanistan. Persiapan evakuasi terus dimatangkan, antara lain melalui komunikasi dengan berbagai pihak terkait di lapangan," demikian bunyi keterangan resmi Kemlu, Senin (16/8/2021).
Baca Juga:AS Kirim 5.000 Tentara Evakuasi Staf Kedutaan dari Afghanistan
Kemenlu juga berharap kisruh yang terjadi di Afghanistan dapat diselesaikan dengan segera. Sementara misi KBRI Kabul akan tetap dijalankan dengan tim esensial terbatas sambil memantau situasi keamanan di Afghanistan.
"Pemerintah Indonesia berharap penyelesaian politik tetap dapat dilakukan, melalui Afghan-owned, Afghan-led. Perdamaian dan stabilitas tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat Afghanistan dan dunia internasional," akhir pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, pasukan kelompok Taliban Afghanistan telah menguasai ibukota Kabul pada Ahad (15/8). Bahkan, mereka juga sudah menguasai Istana Presiden Afghanistan menyusul kaburnya Ashraf Gani yang didukung negara barat.
Baca Juga: