Intelijen Israel Culik Warga Palestina di Malaysia
Muhajirin
Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:41 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Intelijen Israel dari Mossad menculik seorang warga Palestina di Malaysia pada Rabu (28/9/2022) sekitar pukul 10.00 malam. Israel disebut membayar warga lokal untuk melancarkan aksi tersebut.
Melansir New Straits Times, pria yang diculik itu disinyalir sebagai anggota Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas yang berpusat di Gaza. Dalam aksi penculikan itu, intel Israel menyerang dua target sekaligus saat hendak memasuki mobil yang terparkir di dekat Jalan Yap Kwan Seng, Kuala Lumpur.
Tiba-tiba sebuah kendaraan putih melaju ke arah mereka. Empat pria keluar dan langsung menangkap pria Palestina yang duduk di kursi pengemudi. Pria Palestina itu dipukul lalu diseret masuk ke dalam mobil putih yang sudah disiapkan.
Baca Juga:Putus Sekolah karena Dipenjara, Pemuda Palestina Ini Tulis Buku dari Balik Jeruji
Teman pria Palestina itu mencoba membantu, tapi diancam dan diperintahkan menjauh. Ketika mobil putih melaju, satu mobil lagi mengikuti dari belakang. Saat menyadari penculikan itu dilakukan intel Israel, dia bergegas ke hotel terdekat meminta bantuan petugas keamanan.
Pria Palestina yang selamat lalu melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polisi Dang Wangi, sekitar 40 menit setelah penculikan. Polisi langsung menangani kasus itu dan berhasil melacak rute mobil yang membawa korban ke chalet.
Pria yang diculik itu diselamatkan 24 jam kemudian di sebuah pondok di Hulu Langat oleh tim khusus polisi Malaysia. Korban sedang diinterogasi dan dipukuli saat aksi penyelamatan dilakukan.
Melansir New Straits Times, pria yang diculik itu disinyalir sebagai anggota Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas yang berpusat di Gaza. Dalam aksi penculikan itu, intel Israel menyerang dua target sekaligus saat hendak memasuki mobil yang terparkir di dekat Jalan Yap Kwan Seng, Kuala Lumpur.
Tiba-tiba sebuah kendaraan putih melaju ke arah mereka. Empat pria keluar dan langsung menangkap pria Palestina yang duduk di kursi pengemudi. Pria Palestina itu dipukul lalu diseret masuk ke dalam mobil putih yang sudah disiapkan.
Baca Juga:Putus Sekolah karena Dipenjara, Pemuda Palestina Ini Tulis Buku dari Balik Jeruji
Teman pria Palestina itu mencoba membantu, tapi diancam dan diperintahkan menjauh. Ketika mobil putih melaju, satu mobil lagi mengikuti dari belakang. Saat menyadari penculikan itu dilakukan intel Israel, dia bergegas ke hotel terdekat meminta bantuan petugas keamanan.
Pria Palestina yang selamat lalu melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polisi Dang Wangi, sekitar 40 menit setelah penculikan. Polisi langsung menangani kasus itu dan berhasil melacak rute mobil yang membawa korban ke chalet.
Pria yang diculik itu diselamatkan 24 jam kemudian di sebuah pondok di Hulu Langat oleh tim khusus polisi Malaysia. Korban sedang diinterogasi dan dipukuli saat aksi penyelamatan dilakukan.