Waspada Ancaman Resesi, Legislator Minta Pemerintah Prioritaskan UMKM
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 18 Oktober 2022 - 22:45 WIB
Ilustrasi pelaku UMKM. (Foto: Langit7/iStock)
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, mengatakan pemerintah harus mewaspadai ancaman resesi global yang berpotensi terjadi pada 2023 mendatang. Anis meminta pemerintah memprioritaskan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai upaya menghadapi resesi global.
Menurut Anis, dalam menghadapi resesi, tidak cukup dengan mengandalkan bantuan sosial saja tetapi juga harus menggaungkan dunia usaha. "Bantuan itu sifatnya sementara, setelah itu bagaimana? Kita juga harus menggaungkan dunia usaha seperti UMKM," kata Anies dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022).
Baca Juga:Hadapi Resesi 2023, Ini Nasihat Perencana Keuangan Syariah
Politisi Fraksi PKS itu menilai perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM masih kurang. Guna meningkatkan eksistensi pelaku UMKM, pemerintah perlu mengulurkan tangan lebih dahulu kepada para pelaku untuk kemudahan aksesnya.
"Perhatian kita ke UMKM hanya baru sekedar narasi, walaupun banyak yang mengurus tapi itu tidak terkoordinasi. Padahal, kalo usaha ekonomi masyarakat ini digerakkan, itu akan menopang secara baik perekonomian Indonesia," ungkap Anis.
Baca Juga:Resesi 2023 Jadi Momok? Ternyata Sudah Lama Diingatkan Al Quran
Selain itu, Anis menuturkan UMKM berperan penting dalam keberlangsungan ekonomi masyarakat dan merupakan tulang punggung perekonomian. Atas hal tersebut, dia meminta pemerintah memberikan kemudahan akses permodalan untuk para penggiat UMKM.
Menurut Anis, dalam menghadapi resesi, tidak cukup dengan mengandalkan bantuan sosial saja tetapi juga harus menggaungkan dunia usaha. "Bantuan itu sifatnya sementara, setelah itu bagaimana? Kita juga harus menggaungkan dunia usaha seperti UMKM," kata Anies dalam keterangannya, Selasa (18/10/2022).
Baca Juga:Hadapi Resesi 2023, Ini Nasihat Perencana Keuangan Syariah
Politisi Fraksi PKS itu menilai perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM masih kurang. Guna meningkatkan eksistensi pelaku UMKM, pemerintah perlu mengulurkan tangan lebih dahulu kepada para pelaku untuk kemudahan aksesnya.
"Perhatian kita ke UMKM hanya baru sekedar narasi, walaupun banyak yang mengurus tapi itu tidak terkoordinasi. Padahal, kalo usaha ekonomi masyarakat ini digerakkan, itu akan menopang secara baik perekonomian Indonesia," ungkap Anis.
Baca Juga:Resesi 2023 Jadi Momok? Ternyata Sudah Lama Diingatkan Al Quran
Selain itu, Anis menuturkan UMKM berperan penting dalam keberlangsungan ekonomi masyarakat dan merupakan tulang punggung perekonomian. Atas hal tersebut, dia meminta pemerintah memberikan kemudahan akses permodalan untuk para penggiat UMKM.