LANGIT7.ID, Jakarta - Isu
resesi 2023 memang menjadi momok sebagian orang. Banyak hal yang mesti disiapkan dari sekarang untuk menghadapi ancaman situasi buruk tersebut.
Rektor Tazkia, Bogor, Murniati Mukhlisin mengungkapkan, resesi yang terjadi setiap periode tertentu ini sebetulnya telah dijelaskan dalam Al Quran. Peringatan akan resesi telah diberikan sejak
Al Quran diturunkan 14 abad lalu.
"Kehidupan manusia memang penuh cobaan. Dan Kami pasti akan menguji kamu untuk mengetahui kualitas keimanan seseorang dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Bersabarlah dalam menghadapi semua itu." (QS Al-Baqarah: 155).
Menurutnya, ayat itu menggambarkan kondisi masyarakat dalam sebuah negara yang mengalami resesi. Artinya, umat Islam seharusnya telah memiliki kesadaran lebih awal untuk menghadapi resesi.
Baca Juga: 4 Tips Hadapi Resesi 2023, Boleh Hemat tapi Tetap Rajin Sedekah"Sebagai seorang muslim kita tahu bahwa resesi bisa datang kapan saja. Sebab ujian Allah bisa datang dalam hal ekonomi dan itu disebutkan dalam Al-Quran," kata dia ketika dihubungi
Langit7, Kamis (14/10/2022).
Menurutnya, resesi 2023 dapat mengancam mereka yang berada pada level ekonomi menengah. Sedangkan orang dengan level ekonomi atas tidak terkendala, karena memiliki banyak sumber pemasukan.
Anggota Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) ini juga menegaskan, dampak resesi akan cukup dirasakan masyarakat menengah.
Hal inilah yang perlu menjadi perhatian banyak pihak, apalagi masyarakat menengah di Indonesia adalah mereka yang tengah berada di usia produktifnya.
"Resesi bukan hal baru, karena dalam Al Quran telah dijelaskan bahwa Allah akan menakuti manusia lewat cobaan, takut, lapar, kekurangan harta, kematian, buah-buahan, dan makanan. Tapi ada kabar gembira untuk orang yang sabar," tambahnya.
(bal)