Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home global news detail berita

Di Era Dominasi Senjata dan Ekonomi, NU Didorong Jadi Penyeimbang

tim langit 7 Senin, 17 November 2025 - 10:51 WIB
Di Era Dominasi Senjata dan Ekonomi, NU Didorong Jadi Penyeimbang
LANGIT7.ID–Pekalongan; Dalam sebuah forum akademik di UIN KH Abdurrahman Wahid, Kota Pekalongan, Ahad (16/11/2025), Staf Ahli Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Prof Rumadi Achmad, menjelaskan bagaimana kekuatan global modern masih didominasi oleh negara dengan ekonomi kuat dan kemampuan memproduksi alat pertahanan.

Dalam paparan pada Sesi Plenary Muktamar Ilmu Pengetahuan III itu, Rumadi menegaskan bahwa dua aspek tersebut berperan besar dalam proses negosiasi internasional, karena menjadi dasar bagi pengaruh politik suatu negara.

“Negara yang kuat ekonominya dan mampu memproduksi senjata sendiri, pasti punya kekuatan politik,” ujarnya dilansir dari situs NU, dikutip Senin (17/11/2025).

Rumadi menuturkan bahwa perkembangan ekonomi sangat dipengaruhi besarnya investasi dan pergerakan ekonomi domestik yang berhasil menekan kemiskinan serta pengangguran. Menurutnya, fondasi ekonomi ini juga menjadi modal utama dalam membangun kemandirian industri pertahanan.

Ia turut menyoroti potensi jebakan negara berpenghasilan menengah (middle income trap) yang sempat berkembang di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada era Orde Baru, strategi menekankan stabilitas dipakai untuk menarik investor asing dan memperkuat struktur ekonomi.

Dalam konteks geopolitik saat ini, Rumadi menyebut Amerika Serikat, Rusia, dan China sebagai contoh negara yang memegang pengaruh kuat karena mereka mandiri dalam industri militer dan memiliki kekuatan modal.

Sementara Indonesia, ia menilai, masih dalam proses menuju kemandirian. Meski industri pertahanan seperti PT Pindad menunjukkan peningkatan, kemampuan memenuhi seluruh kebutuhan nasional belum sepenuhnya tercapai.

Di luar aspek ekonomi dan persenjataan, Rumadi menilai Indonesia memiliki peran berbeda yang tidak bisa diabaikan, terutama dalam diplomasi budaya dan moderasi beragama. Baginya, nilai-nilai sosial dan keberagamaan Indonesia menjadi kekuatan yang dihargai dunia.

“Kekuatan kita bukan pada ekonomi atau persenjataan. Indonesia dikenal karena budayanya, kehidupan harmonisnya, dan bahasa moderasinya. Di situ peran besar NU berada,” terangnya.

Ia juga menyinggung prediksi lembaga internasional yang menunjukkan bahwa populasi Muslim akan melampaui populasi Kristen pada tahun 2100. Baginya, tren ini perlu diantisipasi agar pertumbuhan umat selaras dengan nilai yang inklusif.

“Pertanyaannya: Islam seperti apa yang akan tumbuh? Di sinilah NU punya kepentingan besar. Islam yang ramah, moderat, dan tidak menimbulkan rasa terancam bagi orang lain,” jelasnya.

Rumadi juga mencermati bahwa gerakan Nahdlatul Ulama (NU) sering menguat ketika muncul ancaman seperti radikalisme atau ekstremisme. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah masyarakat yang merasa menjadi bagian dari NU meningkat signifikan.

Pada 2005, jumlah tersebut sekitar 27 persen, dan naik menjadi 50,9 persen pada 2024. Ia menilai peningkatan ini tidak lepas dari program kaderisasi organisasi yang semakin masif dan gerakannya yang intens.

“Ini pertumbuhan luar biasa, tidak lepas dari gerakan NU yang semakin masif dan kaderisasi yang terus berjalan,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa proses penguatan organisasi tetap harus menjaga kenyamanan masyarakat luas.

“Kaderisasi NU jangan sampai menimbulkan kesan fasisme. Justru harus membuat orang lain merasa nyaman dengan kehadiran NU,” pungkasnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)