home global news

Kebocoran Katup Klakson Telolet Pemicu Kecelakaan Maut di Cibubur

Rabu, 19 Oktober 2022 - 15:30 WIB
Kecelakaan maut yang melibatkan truk Pertamina menabrak sejumlah kendaraan di jalan alternatif Cibubur, CBD, Bekasi. (Foto: Tangkapan Layar)
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis hasil investigasi kecelakaan maut truk trailer Pertamina yang menewaskan 10 orang di Jalan Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Juli 2022.

KNKT menyimpulkan penyebab tabrakan beruntun adalah kegagalan pengereman.

Merujuk dokumen laporan KNKT, kegagalan pengereman terjadi karena persediaan udara tekan di tabung berada di bawah ambang batas. Hal itu membuat tekanan angin tidak cukup kuat untuk melakukan pengereman.

Penurunan udara tekan dipicu oleh dua hal, pertama adanya kebocoran pada solenoid valve (katup solenoida) klakson tambahan atau “klakson telolet”. Kebocoran solenoid valve klakson tambahan ini mempercepat penurunan persedian udara tekan dan memperlambat proses pengisiannya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Cibubur, Truk Pertamina Diduga Rem Blong

Penyebab kedua adalah travel stroke kampas rem. Travel stroke kampas rem yang jauh akan memaksa pengemudi melakukan pengereman berulang kali karena rem yang dirasakan kurang pakem, dan ini juga berkontribusi dalam proses pelepasan udara tekan secara cepat.

“Resultante dua hal ini memaksa pengemudi melakukan pengereman berulang kali saat menghadapi gangguan lalu lintas karena rem tidak pakem,” tulis laporan KNKT.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pertamina kecelakaan kecelakaan maut cibubur
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya