Turki Berhasil Evakuasi Ratusan Warganya dari Afghanistan
Fajar adhitya
Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:28 WIB
Turkish Airlines berisi 324 penumpang berhasil mendarat di Bandara Istanbul pada pukul 16.55 waktu setempat usai mengevakuasi warga Turki di Afghanistan. Foto: Anadolu Agency
Pemerintah Turki gerak cepat mengevakuasi warganya sehari setelah Ibu Kota Afghanistan, Kabul jatuh ke tangan Taliban. Pemerintah tidak ingin rakyat mereka di Afghanistan bernasib tidak menentu.
Sebuah pesawat Turkish Airlines yang membawa 324 penumpang tercatat meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul pada pukul 11.45 waktu setempat. Dijadwalkan pesawat tersebut tiba di Bandara Istanbul pada pukul 16.55 waktu setempat.
Baca Juga:Selandia Baru-Australia Bantu Evakuasi Warga Afghanistan
Dalam beberapa jam sejak penerbangan itu, penerbangan keluar dari bandara dilaporkan telah ditangguhkan. Di bawah aturan Covid-19, para penumpang yang datang dari Kabul dites saat kedatangan di Bandara Istanbul.
Setelah merebut Kabul pada Ahad (15/8/2021), Taliban mengkonsolidasikan kekuatan di seluruh negeri tersebut. Kabarnya, Taliban saat ini dalam proses mendirikan pemerintahan yang jatuh setelah pasukan asing pimpinan AS menduduki negara yang dilanda perang sejak 2001. (Sumber: Anadolu Agency)
Baca Juga:
Biden Diminta Mundur usai Taliban Kuasai Afghanistan
Sebuah pesawat Turkish Airlines yang membawa 324 penumpang tercatat meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul pada pukul 11.45 waktu setempat. Dijadwalkan pesawat tersebut tiba di Bandara Istanbul pada pukul 16.55 waktu setempat.
Baca Juga:Selandia Baru-Australia Bantu Evakuasi Warga Afghanistan
Dalam beberapa jam sejak penerbangan itu, penerbangan keluar dari bandara dilaporkan telah ditangguhkan. Di bawah aturan Covid-19, para penumpang yang datang dari Kabul dites saat kedatangan di Bandara Istanbul.
Setelah merebut Kabul pada Ahad (15/8/2021), Taliban mengkonsolidasikan kekuatan di seluruh negeri tersebut. Kabarnya, Taliban saat ini dalam proses mendirikan pemerintahan yang jatuh setelah pasukan asing pimpinan AS menduduki negara yang dilanda perang sejak 2001. (Sumber: Anadolu Agency)
Baca Juga:
Biden Diminta Mundur usai Taliban Kuasai Afghanistan