Peringati Hari Santri 2022, Wapres: Pegang Teguh Prinsip Islahiyah
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 21:05 WIB
Wakil Presiden K.H. Maruf Amin saat menghadiri acara Halaqah Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Santri di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022). (Foto: BPMI Setwapres)
Sejak zaman penjajahan hingga kemerdekaan saat ini, peran santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terus diakui oleh negara. Hal itu diwujudkan dengan ditetapkannya Hari Santri setiap 22 Oktober, yang didasari peristiwa seruan resolusi jihad kaum santri melawan penjajah pada 22 Oktober 1945.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, mengatakan kiprah luar biasa para santri di berbagai bidang yang dilandasi keteguhannya dalam mempertahankan prinsip islahiyah (melakukan perbaikan). Dalam momentum peringatan Hari Santri 2022, Wapres meminta seluruh kaum santri di tanah air untuk terus memegang teguh dan mengaplikasikan khittah-nya, yakni khittah islahiyah.
Baca Juga:Sambut Hari Santri, Film Pesantren Akan Tayang Eksklusif di 3 Ponpes Purbalingga
"Tugas kita (sebagai) santri adalah melakukan perbaikan-perbaikan, karena khittah santri itu khittah islahiyah. Seperti di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya," kata Ma'ruf saat menghadiri acara Halaqah Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Santri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jl. Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).
Wapres berpesan agar langkah-langkah santri dalam berkarya bukan untuk mencari kedudukan atau kemuliaan, tetapi semata-mata untuk melakukan perbaikan. Adapun kedudukan dan kemuliaan itu harus diyakini sebagai hadiah saja dari segala perjuangan yang telah dilakukan.
"Oleh Allah SWT, biasanya kalau orang berjuang secara benar, tangguh, selain diberikan pahala di akhirat tapi juga (diberikan) buah yang dapat dipetik di dunia (misalnya berupa kedudukan atau kemuliaan)," ujar Ma'ruf.
Baca Juga:Pesan KH Jeje di Momentum HSN: Santri Tidak Boleh Jumawa
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, mengatakan kiprah luar biasa para santri di berbagai bidang yang dilandasi keteguhannya dalam mempertahankan prinsip islahiyah (melakukan perbaikan). Dalam momentum peringatan Hari Santri 2022, Wapres meminta seluruh kaum santri di tanah air untuk terus memegang teguh dan mengaplikasikan khittah-nya, yakni khittah islahiyah.
Baca Juga:Sambut Hari Santri, Film Pesantren Akan Tayang Eksklusif di 3 Ponpes Purbalingga
"Tugas kita (sebagai) santri adalah melakukan perbaikan-perbaikan, karena khittah santri itu khittah islahiyah. Seperti di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya," kata Ma'ruf saat menghadiri acara Halaqah Kebangsaan dalam rangka Peringatan Hari Santri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jl. Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).
Wapres berpesan agar langkah-langkah santri dalam berkarya bukan untuk mencari kedudukan atau kemuliaan, tetapi semata-mata untuk melakukan perbaikan. Adapun kedudukan dan kemuliaan itu harus diyakini sebagai hadiah saja dari segala perjuangan yang telah dilakukan.
"Oleh Allah SWT, biasanya kalau orang berjuang secara benar, tangguh, selain diberikan pahala di akhirat tapi juga (diberikan) buah yang dapat dipetik di dunia (misalnya berupa kedudukan atau kemuliaan)," ujar Ma'ruf.
Baca Juga:Pesan KH Jeje di Momentum HSN: Santri Tidak Boleh Jumawa