Muhammadiyah Sebut Gangguan Ginjal Akut Tak Bisa Diremehkan
Mahmuda attar hussein
Ahad, 23 Oktober 2022 - 18:00 WIB
Muhammadiyah sebut gangguan ginjal akut tak bisa diremehkan. (Foto: Istimewa).
Muhammadiyah menyebut penyakit gangguan ginjal akut pada anak-anak tak bisa diremehkan. Jangan sampai masalah ini merugikan masa depan bangsa nantinya.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas meminta pemerintah turun tangan dalam mengatasi fenomena penyakit ginjal akut pada anak.
Sebab anak-anak merupakan generasi penerus bangsa di masa depan. Untuk itu, dia meminta temuan IDAI terkait masalah kesehatan ginjal akut pada anak tidak dipandang sebelah mata.
"Negara itu melindungi dan menyejahterakan rakyat, maka pemerintah harus turun secepatnya untuk mengatasi masalah ini," kata dia seperti dilansir laman Muhammadiyah, Jumat (21/10/2022).
Baca Juga: Kapolri Diminta Selidiki Tindak Pidana Kasus Gangguan Ginjal Akut
Menurutnya, perlu ada langkah taktis juga jangka panjang agar kasus serupa tidak kembali terulang. Dengan harapan untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia sebagai aset masa depan.
"Anak-anak Indonesia harus sehat, cerdas, berakhlak utama supaya mereka menjadi anak-anak yang produktif," katanya.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas meminta pemerintah turun tangan dalam mengatasi fenomena penyakit ginjal akut pada anak.
Sebab anak-anak merupakan generasi penerus bangsa di masa depan. Untuk itu, dia meminta temuan IDAI terkait masalah kesehatan ginjal akut pada anak tidak dipandang sebelah mata.
"Negara itu melindungi dan menyejahterakan rakyat, maka pemerintah harus turun secepatnya untuk mengatasi masalah ini," kata dia seperti dilansir laman Muhammadiyah, Jumat (21/10/2022).
Baca Juga: Kapolri Diminta Selidiki Tindak Pidana Kasus Gangguan Ginjal Akut
Menurutnya, perlu ada langkah taktis juga jangka panjang agar kasus serupa tidak kembali terulang. Dengan harapan untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia sebagai aset masa depan.
"Anak-anak Indonesia harus sehat, cerdas, berakhlak utama supaya mereka menjadi anak-anak yang produktif," katanya.