Hati-hati! 7 kebiasaan sepele ini bisa merusak ginjal tanpa disadari. Mulai dari kurang minum hingga sering begadang, kenali dan hindari sekarang juga!
Wakil Presiden KH Maruf Amin menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah cepat untuk menyelidiki kasus ini agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. Kementerian Kesehatan dan Badan POM diminta melakukan pengawasan dan penertiban obat.
Sempat nihil hingga akhir tahun lalu, Kementerian Kesehatan mendapatkan laporan kasus baru gagal ginjal akut atau Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).
Jumlah korban yang menderita gagal ginjal akut sebanyak 324 anak. Sejumlah keluarga korban obat sirup beracun kemudian menggugat sembilan pihak yang dinilai bertanggung jawab.
Cara memastikan kesehatan ginjal yakni dengan pemeriksaan urine dan kadar kreatinin dalam darah. Tes laboratorium ini bermanfaat untuk pencegahan penyakit.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril menyampaikan penelitian terkait kasus gagal ginjal akut yang menyasar hingga 324 anak masih terus berlangsung. Hingg kini, kesimpulan belum final dan butuh waktu panjang.
Dalam SE tersebut, Kemenkes menyatakan obat sirop yang sudah diteliti aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tanpa zat pelarut tambahan, boleh digunakan, dan tidak berasal dari 3 produsen obat sirup yang sudah dicabut izin edarnya.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Muhammad Syahril mengatakan pada 6 November 2022 tidak ada penambahan kasus Gangguan Ginjal Akut (GGAPA).
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Pipit Rismanto mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan undangan kepada pejabat BPOM untuk memberikan klarifikasi.
Ada 3 tips memilih obat aman untuk anak menurut pakar UNAIR. Orangtua harus cermat saat merawat anak yang sakit saat maraknya kasus gangguan ginjal akut.
Kementerian Kesehatan telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya penyakit gagal ginjal akut. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan surveilans, tes urin dan darah hingga pemeriksaan laboratorium.
BPOM menemukan bukti kedua industri tersebut melakukan perubahan bahan baku EG dan sumber pemasoknya tanpa melalui proses kualifikasi pemasok serta pengujian bahan baku sesuai ketentuan BPOM.
Obat gangguan ginjal akut injeksi, Fomepizole 1,5 ml, dalam bentuk vial telah tiba di Indonesia. Sebanyak 200 vial didatangkan dari Jepang yang merupakan donasi dari PT Takeda Indonesia.