Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home global news detail berita

Kemenkes Sebut Keracunan Faktor Dominan Penyebab Gagal Ginjal Akut

fajar adhitya Jum'at, 04 November 2022 - 20:08 WIB
Kemenkes Sebut Keracunan Faktor Dominan Penyebab Gagal Ginjal Akut
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap temuan mengenai penyebab gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan, penyakit gangguan ginjal belakangan ini didominasi karena intoksikasi atau keracunan.

Kementerian Kesehatan telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya penyakit gagal ginjal akut. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan surveilans, tes urin dan darah hingga pemeriksaan laboratorium.

Baca juga: BPOM Singgung Kemendag Soal Impor Bahan Larutan Obat Sirop

Mengerucut pada hasil darah, urin. Juga ditemukan adanya kandungan etilen glikol dan dietilen glikol. Pemeriksaan biopsi menemukan adanya kerusakan ginjal yang disebabkan zat kimia tersebut.

“Gagal ginjal akut bisa disebabkan faktor lain, tapi setelah melakukan penyelidikan faktor risiko terbanyak karena intoksikasi,” jelasnya saat konferensi pers Jumat (4/11/2022).

Kasus gagal ginjal akut terjadi kenaikan pada akhir Agustus. Namun, Syahril mengungkapkan, berbagai kebijakan yang diterapkan berhasil menekan laju kenaikan, salah satunya larangan penggunaan obat sirup atau cair.

“Maka penambahan kasus baru maupun angka kematian menurun dengan drastis. Kalau kemarin kenaikan kasus bisa mencapai 75 sampai 100 pasien, tapi setelah tanggal 18 (Oktober) itu, hanya 4-5 kasus, dan akhirnya sampai saat ini dibawah 5 kasus,'' terang Syahril.

Baca juga: Tercemar EG, BPOM Sita Ribuan Obat Sirop Unibebi dan Flurin DMP

Pihaknya menjelaskan bahwa penurunan kasus tidak hanya terjadi pada kasus harian, tapi juga terjadi pada kasus yang dirawat dan kasus kematian. Bahkan ada daerah yang seluruh kasusnya telah sembuh.

Penurunan tren kasus dan kematian, lanjut Jubir Syahril turut dipengaruhi oleh pemberian obat penawar GGA yakni Fomepizole yang diberikan secara gratis sebagai bagian dari terapi/pengobatan pada pasien GGA. Obat tersebut telah diujicobakan pada pasien GGA yang dirawat di RSCM Jakarta. Hasilnya, sebagian besar pasien mengalami perbaikan yang signifikan.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)