Ginjal menjadi organ penting yang bekerja sepanjang waktu. Ginjal berperan membersihkan darah serta senyawa beracun yang berbahaya bagi tubuh sebelum dikeluarkan menjadi urin.
Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mendesak tim investigasi yang telah dibentuk menemukan penyebab gagal ginjal akut agar tidak ada lagi kasus bertambah. Jika penyebab sudah ditemukan, maka investigasi bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
Widyastuti menegaskan bahwa pihaknya hanya mengambil obat tersebut dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dia menyebut kasus yang terjadi di DKI masih dapat ditangani melalui koordinasi secara langsung dengan Kemenkes.
Departemen Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyebut jika kasus gejala gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) di Indonesia perlu penyelidikan epidemiologi.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Zubairi Djoerban, menjelaskan karakter Etilen Glikol (EG) dan rute paparannya yang paling umum, sehingga menyebabkan keracunan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melarang perusahaan farmasi memproduksi obat dengan empat jenis senyawa, yakni propilen glikol, polipilen glikol, gliserin atau gliserol, dan sorbitol.
Ada cara cek potensi gangguan ginjal akut pada anak dengan melihat volume air kencingnya. Selain itu perhatikan juga rentang waktu mereka buang air kecil.
Fahri Hamzah mengatakan, negara harus memperhatikan pembagian tugas mengenai penggunaan obat sirup yang membahayakan anak. Maka, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus bekerja maksimal menyikapi masalah itu.
Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah Supari, menilai pemerintah Indonesia terlalu cepat menyimpulkan gangguan ginjal akut pada anak hanya disebabkan oleh obat sirup saja.
Aksi ini menindaklanjuti maraknya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak. Koordinator BARIS, Ahya Ulilmi menilai BPOM telah lalai menjalankan tugasnya sehingga mengakibatkan banyak korban gagal ginjal akut meninggal dunia.
TGIPF harus bekerja transparan dan independen dalam melakukan investigasi agar hasilnya dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan. Termasuk mencari tahu faktor lain penyebab terjadinya kasus gangguan ginjal pada anak, di luar dugaan cemaran EG dan DEG.
Nakes juga dapat meresepkan atau memberikan obat yang sulit digantikan dengan sediaan lain sebagaimana tercantum dalam lampiran 2 sampai didapatkan hasil pengujian dan diumumkan oleh BPOM RI.
Orang tua mana yang tidak sedih jika kehilangan seorang anak. Apalagi, jika anak itu masih berumur 1-5 tahun. Terlebih, saat ini gangguan ginjal akut menghantui para orang tua. Buya Yahya menyampaikan bahwa orang tua yang ditinggal anaknya akan mendapat ganjaran surga.