Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juni 2026
home global news detail berita

Anggap Lalai Jalankan Tugas, Barisan Rakyat Indonesia Tuntut BPOM

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 26 Oktober 2022 - 17:09 WIB
Anggap Lalai Jalankan Tugas, Barisan Rakyat Indonesia Tuntut BPOM
Aksi yang tergabung dalam Barisan Rakyat Indonesia berunjuk rasa di depan gedung BPOM, Jakarta.. Foto: Fifiyanti Abdurahman/Langit7.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Indonesia (BARIS) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Aksi ini menindaklanjuti maraknya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak. Koordinator BARIS, Ahya Ulilmi menilai BPOM telah lalai menjalankan tugasnya sehingga mengakibatkan banyak korban gagal ginjal akut meninggal dunia.

Baca juga: Obat Sirop Mengandung EG dan DEG, YLKI: Bukti Kontrol BPOM Tidak Efektif

Menurut Ahya, sejatinya fungsi dan tujuan BPOM yaitu mengawal sebelum dan selama beredar obat-obatan tersebut. Dan kasus gagal ginjal akut yang terjadi dianggap sebagai bentuk kelalaian BPOM.

Karena itu, usai melakukan aksi BARIS akan membuat laporan pada Pasal 359 KUHP yang berbunyi, "Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun."

"Kita dari BARIS nanti akan membuat laporan ke Mabes Polri. Dan saya tegaskan, aksi ini tidak ada audiensi dan kita tidak mau. Kita hanya mau BPOM bertanggung jawab penuh atas terjadinya kasus ganjil gagal ginjal yang mengakibatkan banyak korban dan banyak ibu-ibu yang mengeluarkan airmata," ujar Ahya kepada Langit7 di Jakarta (26/10/2022).

Ahya merasa ironis dengan kasus gagal ginjal akut yang mengakibatkan banyak anak-anak meninggal, sebab menurut dia mereka adalah calon generasi bangsa.

Baca juga: BPOM Bakal Pidana Dua Industri Farmasi Diduga Penyebab AKI

Maka itu, ia menyatakan usai membuat laporan mereka akan melakukan aksi kembali pekan depan di BPOM dan Patung Kuda.

"Setelah buat laporan, pekan depan kita akan aksi lagi di BPOM dan di Patung Kuda. Tuntutannya masih sama BPOM harus bertanggung jawab. Selain itu, kita meminta untuk kepala BPOM dipecat karena itu kelalaian dari dia juga," pungkas Ahya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:50
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan