home sosok muslim

Cerita Abdul Manan, dari Santri Jadi Jurnalis dan Ketua AJI

Senin, 24 Oktober 2022 - 13:52 WIB
Ketua Majelis Etik Nasional Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Abdul Manan (dok pribadi)
Ketua Majelis Etik Nasional Aliansi Jurnalis Indpenden (AJI) yang sebelumnya merupakan Ketua Umum AJI, Abdul Manan, merupakanalumnus Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Jawa Timur sejak 1987 hingga 1993. Saat menjadi santri di Nurul Jadid, dia mengaku mendapatkan dua pengalaman penting.

"Secara kepribadian, itu melatih kemandirian. Kedua, banyak belajar tentang agama," kata Manan kepada Langit7.id, Senin (24/10/2022).

Rumah Manan terletak di Probolinggo, sekitar 1-2 jam perjalanan dari Pesantrennya. Meski tak terlalu jauh dari rumah dibanding banyak santri lain, orang tua hanya sebulan sekali menjenguk. Itu membuat Manan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Ditambah kondisi finansial keluarganya pas-pasan.

Baca Juga:Novi Basuki: Santri Jadi Pakar Tionghoa, Tempuh S1 Sampai S3 di Cina

"Kita juga dilatih untuk hidup berhemat agar uang sangu bisa bertahan sampai akhir bulan. Seringkali uang itu habis sebelum waktu orang tua datang tiap awal bulan. Itu juga melatih kemandirian sendiri secara ekonomi, bagaimana bisa makan" ujar Manan.

Meski begitu, Manan tak pernah berputus-asa. Bagi dia, pengalaman hidup di pesantren membentuk karakter kemandirian saat terjun di tengah masyarakat. Berbagai pekerjaan dia lakukan untuk bertahan hidup.

"Dulu yang saya sering lakukan adalah kerja bangunan yang upahnya adalah mendapatkan makan malam," ujar Manan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jurnalis pesantren nurul jadid probolinggo alumni pesantren aliansi jurnalis independen hari santri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya