3 Tips Cara Jaga Tubuh Sehat dan Bugar ala Menkes Budi Sadikin
Andi Muhammad
Selasa, 25 Oktober 2022 - 08:45 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Menjaga kesehatan sangatlah penting agar kita bisa beraktivitas sehari-hari dengan kondisi bugar. Terlebih saat ini Jabodetabek tengah mengalami musim hujan yang dapat menimbulkan flu dan demam akibat masuk angin.
Pola hidup sehat sangat penting untuk diterapkan agar kita tidak rentan terkena penyakit. Karena pola hidup sehat akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin membeberkan, ada tiga cara menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar dalam menghadapi kondisi apapun. Berikut uraiannya:
Baca Juga:Presiden Minta Nama Obat Sirup Penyebab Gangguan Ginjal Diumumkan
1. Pola Makan
Mengatur pola makan sesuai kebutuhan dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya. Karena setiap makanan yang dikonsumsi harus diatur dan dijaga.
"Kalau mau sehat, makannya harus diatur sesuai umurnya. Kalau bayi protein hewani seperti telur dan susu harus diperbanyak, untuk usia dewasa sebaliknya, untuk karbohidrat mulai kurangi dan diatur supaya tidak menimbulkan penyakit diabetes dan obesitas," kata Budi dikutip laman Kemenkes, Selasa (25/10/2022).
Pola hidup sehat sangat penting untuk diterapkan agar kita tidak rentan terkena penyakit. Karena pola hidup sehat akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin membeberkan, ada tiga cara menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar dalam menghadapi kondisi apapun. Berikut uraiannya:
Baca Juga:Presiden Minta Nama Obat Sirup Penyebab Gangguan Ginjal Diumumkan
1. Pola Makan
Mengatur pola makan sesuai kebutuhan dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya. Karena setiap makanan yang dikonsumsi harus diatur dan dijaga.
"Kalau mau sehat, makannya harus diatur sesuai umurnya. Kalau bayi protein hewani seperti telur dan susu harus diperbanyak, untuk usia dewasa sebaliknya, untuk karbohidrat mulai kurangi dan diatur supaya tidak menimbulkan penyakit diabetes dan obesitas," kata Budi dikutip laman Kemenkes, Selasa (25/10/2022).