Kalimat Pembuka Doa yang Diakui Khasiatnya Oleh Nabi SAW
Mahmuda attar hussein
Rabu, 26 Oktober 2022 - 07:00 WIB
Ilustrasi berdoa. (Foto: Istimewa).
Ada kalimat pembuka doa yang diakui khasiatnya oleh Nabi SAW. Bacaan ini bisa menjadi pengiring doa agar apapun harapan yang diinginkan dikabulkan Allah SWT.
Kalimat pembuka doa ini pernah dibaca oleh seorang sahabat. Lalu Rasulullah SAW membenarkan bahwa apa yang menjadi permintaannya telah dijabah.
Bacaan pembuka doa tersebut yakni: "Allahumma inni as`aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad".
Baca Juga: Bacaan Doa Bangun Tidur, Berikut Arti dan Maknanya
Dalam sebuah hadis:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid, lalu beliau mendapati seorang laki-laki membaca tasyahud seusai shalat, dia mengucapkan; "Allahumma inni as`aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad antaghfira lii dzunuubi innaka antal ghafuurur rakhiim" (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, Dzat yang Maha Esa, Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, semoga Engkau mengampuni dosa-dosaku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Kata Mihjan, maka beliau bersabda: "Sungguh (dosa-dosa) nya telah di ampuni, Sungguh (dosa-dosa) nya telah di ampuni." Beliau mengucapkannya hingga tiga kali."
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat mengatakan, doa ini bersumber dari hadis shahih. Bila ada seorang yang mengamalkan doa tersebut segala hajat dan permintaannya akan dikabulkan Allah SWT.
Kalimat pembuka doa ini pernah dibaca oleh seorang sahabat. Lalu Rasulullah SAW membenarkan bahwa apa yang menjadi permintaannya telah dijabah.
Bacaan pembuka doa tersebut yakni: "Allahumma inni as`aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad".
Baca Juga: Bacaan Doa Bangun Tidur, Berikut Arti dan Maknanya
Dalam sebuah hadis:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid, lalu beliau mendapati seorang laki-laki membaca tasyahud seusai shalat, dia mengucapkan; "Allahumma inni as`aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad antaghfira lii dzunuubi innaka antal ghafuurur rakhiim" (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, Dzat yang Maha Esa, Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, semoga Engkau mengampuni dosa-dosaku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Kata Mihjan, maka beliau bersabda: "Sungguh (dosa-dosa) nya telah di ampuni, Sungguh (dosa-dosa) nya telah di ampuni." Beliau mengucapkannya hingga tiga kali."
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat mengatakan, doa ini bersumber dari hadis shahih. Bila ada seorang yang mengamalkan doa tersebut segala hajat dan permintaannya akan dikabulkan Allah SWT.