Ustadz Asroni: Sedekah dan Umroh Sama-sama Utama
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:37 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Bersedekah kepada fakir miskin dan anak yatim dan melakukan umroh merupakan hal yang sama-sama perlu diutamakan.
CEO dan Founder Santri Motivator School Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan dalam beberapa kasus orang bertanya manakah yang lebih utama ibadah umroh atau haji berulang kali atau bersedekah kepada fakir miskin dan anak yatim?
"Hal tersebut tergantung dari sudut pandang orang tersebut terkait umroh dan sedekah, sebab masing-masing memiliki dalil fadhilah, dan keduanya bisa dibenarkan," ujar Ustadz Asroni, kepada Langit7 Rabu (26/10/2022).
Dia menilai manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam berbagai macam rupa serta pola pikir masing-masing.
Baca juga:Konsep Tauhid Dijadikan Dasar Ilmu Kedokteran Islam Sejak 7 Masehi
Ada yang telah mampu untuk melaksanakan umroh ataupun haji tetapi tak kunjung melaksanakan kewajibannya. Tetapi, ada juga yang belum memenuhi syarat dan belum mampu, namun memaksakan diri untuk melaksanakannya.
Kemudian, ada juga yang telah menunaikan haji atau umroh tetapi merasa belum puas sehingga mengulang kembali untuk yang kesekian kalinya.
CEO dan Founder Santri Motivator School Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan dalam beberapa kasus orang bertanya manakah yang lebih utama ibadah umroh atau haji berulang kali atau bersedekah kepada fakir miskin dan anak yatim?
"Hal tersebut tergantung dari sudut pandang orang tersebut terkait umroh dan sedekah, sebab masing-masing memiliki dalil fadhilah, dan keduanya bisa dibenarkan," ujar Ustadz Asroni, kepada Langit7 Rabu (26/10/2022).
Dia menilai manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam berbagai macam rupa serta pola pikir masing-masing.
Baca juga:Konsep Tauhid Dijadikan Dasar Ilmu Kedokteran Islam Sejak 7 Masehi
Ada yang telah mampu untuk melaksanakan umroh ataupun haji tetapi tak kunjung melaksanakan kewajibannya. Tetapi, ada juga yang belum memenuhi syarat dan belum mampu, namun memaksakan diri untuk melaksanakannya.
Kemudian, ada juga yang telah menunaikan haji atau umroh tetapi merasa belum puas sehingga mengulang kembali untuk yang kesekian kalinya.