UAS: Ujian Merupakan Cara Menuju Pintu Surga Tertinggi
Andi Muhammad
Kamis, 27 Oktober 2022 - 21:35 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Setiap umat Islam menginginkan satu tempat di surga Allah SWT. Karena itu banyak yang berlomba-lomba dalam kebaikan dan menunaikan kewajiban dengan sebaik-baiknya.
Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan, untuk menempuh perjalanan menuju surga Allah SWT bukan hanya dengan menunaikan ibadah wajib dan sunnah saja, tapi juga dengan menempuh ujian yang diberikan Allah SWT.
"Kita menganggap kalau sudah hijrah tidak sakit, kalau sudah hijrah tidak rugi, kalau sudah hijrah tidak diuji lagi," kata UAS dalam ceramahanya dikutip di kanal Ustaz Abdul Somad, Kamis (27/10/2022).
Baca Juga:UAS: Orang Tua adalah Gerbang Pertama Sekolah Anak
Dia menjelaskan, ada satu jalan menuju pintu surga yang paling tinggi, yakni dengan menerima ketetapan Allah atau menerima ujian dari Allah SWT dan rida dalam menghadapinya.
UAS menambahkan, umat Islam ketika hijrah harus siap menghadapi ujian dari Allah. Karena itu, jangan berpikir ketika sudah hijrah maka Allah tidak akan memberikan ujian kepada kita, itu merupakan pola pikir yang salah.
"Jadi kita akan salah berbicara kalau kita salah berpikir, salah berpikir itu akan menyebabkan kita salah berbicara, salah beramal, salah berbuat," jelasnya.
Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan, untuk menempuh perjalanan menuju surga Allah SWT bukan hanya dengan menunaikan ibadah wajib dan sunnah saja, tapi juga dengan menempuh ujian yang diberikan Allah SWT.
"Kita menganggap kalau sudah hijrah tidak sakit, kalau sudah hijrah tidak rugi, kalau sudah hijrah tidak diuji lagi," kata UAS dalam ceramahanya dikutip di kanal Ustaz Abdul Somad, Kamis (27/10/2022).
Baca Juga:UAS: Orang Tua adalah Gerbang Pertama Sekolah Anak
Dia menjelaskan, ada satu jalan menuju pintu surga yang paling tinggi, yakni dengan menerima ketetapan Allah atau menerima ujian dari Allah SWT dan rida dalam menghadapinya.
UAS menambahkan, umat Islam ketika hijrah harus siap menghadapi ujian dari Allah. Karena itu, jangan berpikir ketika sudah hijrah maka Allah tidak akan memberikan ujian kepada kita, itu merupakan pola pikir yang salah.
"Jadi kita akan salah berbicara kalau kita salah berpikir, salah berpikir itu akan menyebabkan kita salah berbicara, salah beramal, salah berbuat," jelasnya.