200 Obat Gangguan Ginjal Akut Tiba di Indonesia
Ummu hani
Senin, 31 Oktober 2022 - 05:25 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin (foto: istimewa)
Obat gangguan ginjal akut injeksi, Fomepizole 1,5 ml, dalam bentuk vial telah tiba di Indonesia. Sebanyak 200 vial didatangkan dari Jepang yang merupakan donasi dari PT Takeda Indonesia.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menuturkan, Fomepizole akan langsung dikirim ke instalasi Farmasi Pusat dan diberikan gratis kepada penderita gangguan ginjal akut di Indonesia.
“Hibah ini dilaksanakan dengan itikad baik atas nama kemanusiaan untuk kepentingan kesehatan anak Indonesia. Obat antidotum ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh pasien di Indonesia,” ujar Menkes, dalam siaran pers, dikutip Langit7.id dari laman Sehat Negeriku, Ahad (30/10/2022).
Baca juga:Hasil Uji Lab: Kualitas BBM Revvo 89 Lebih Bagus dari Pertalite
Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan akan mendistribusikan obat tersebut sesuai dengan yang dibutuhkan kepada seluruh rumah rujukan tingkat propinsi di Indonesia.
Selain itu, Indonesia juga telah mendatangkan Fomepizol dari Singapura, Australia, dan Jepang. Saat ini sedang dijajaki peluang mendatangkan Fomepizole dari Amerika Serikat dan Canada.
“Ini upaya yang kita lakukan untuk melakukan pencegahan peningkatan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal. Kita akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit pemerintah yang merawat pasien gangguan ginjal akut,” ucap Menkes
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menuturkan, Fomepizole akan langsung dikirim ke instalasi Farmasi Pusat dan diberikan gratis kepada penderita gangguan ginjal akut di Indonesia.
“Hibah ini dilaksanakan dengan itikad baik atas nama kemanusiaan untuk kepentingan kesehatan anak Indonesia. Obat antidotum ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh pasien di Indonesia,” ujar Menkes, dalam siaran pers, dikutip Langit7.id dari laman Sehat Negeriku, Ahad (30/10/2022).
Baca juga:Hasil Uji Lab: Kualitas BBM Revvo 89 Lebih Bagus dari Pertalite
Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan akan mendistribusikan obat tersebut sesuai dengan yang dibutuhkan kepada seluruh rumah rujukan tingkat propinsi di Indonesia.
Selain itu, Indonesia juga telah mendatangkan Fomepizol dari Singapura, Australia, dan Jepang. Saat ini sedang dijajaki peluang mendatangkan Fomepizole dari Amerika Serikat dan Canada.
“Ini upaya yang kita lakukan untuk melakukan pencegahan peningkatan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal. Kita akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit pemerintah yang merawat pasien gangguan ginjal akut,” ucap Menkes