Dihelat di Solo, World Peace Forum ke-8 Bakal Dihadiri Tokoh Lintas Agama Dunia
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 31 Oktober 2022 - 17:31 WIB
Chairman CDCC Din Syamsuddin (dua dari kiri) saat konferensi pers The 8th World Peace Forum di Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Senin (31/10/2022). Foto: Fifiyanti Abdurahman/Langit7.
World Peace Forum (WPF) ke-8 akan dilaksanakan pada 17-18 November 2022 mendatang, di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah. Kegiatan besar menyambutMuktamar ke-48 Muhammadiyah ini diinisiasi oleh Center for Dialog and Cooperator among Civilization (CDCC) bersama denganUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan The Cheng Ho Multi Culture Education Trust.
Chairman CDCC Din Syamsuddin mengatakan WPF ke-8 mengusung tema yang menonjolkan semangat persaudaraan kemanusiaan, yaitu "Human Fraternity and the Middle Path for Peaceful, Just and Prosperous World".
Baca juga: Din Syamsuddin Ajak Umat Lintas Agama Kolaborasi Bangun Peradaban Baru
"Frasa pertama yakni persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah sebagai dasar. Kita ingin mengajukan persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah untuk membangun dunia baru," ujar Din Syamsuddin dalam konferensi pers The 8th World Peace Forum di Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Senin (31/10/2022).
Dia meyakini persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah merupakan prinsip Islam. Menurut Ketum PP Muhammadiyah periode 2005-2010, saat ini yang harus di utamakan adalah persaudaraan kemanusiaan.
"Dari sudut Islam istilahnya satya Islam seluruh Indonesia ini Pancasila sebagai jalan tengah, yang kita pikirkan dapat menjadi dasar dari perdamaian dunia ini," ucapnya.
Sementara, sambung Din,acara WPF ke-8 akan dihadiri Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, bersama beberapa tokoh dunia terkemuka seperti Dr. Katherine Marshall (Vice President of the G-20 Interfaith Association).
Chairman CDCC Din Syamsuddin mengatakan WPF ke-8 mengusung tema yang menonjolkan semangat persaudaraan kemanusiaan, yaitu "Human Fraternity and the Middle Path for Peaceful, Just and Prosperous World".
Baca juga: Din Syamsuddin Ajak Umat Lintas Agama Kolaborasi Bangun Peradaban Baru
"Frasa pertama yakni persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah sebagai dasar. Kita ingin mengajukan persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah untuk membangun dunia baru," ujar Din Syamsuddin dalam konferensi pers The 8th World Peace Forum di Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Senin (31/10/2022).
Dia meyakini persaudaraan kemanusiaan dan jalan tengah merupakan prinsip Islam. Menurut Ketum PP Muhammadiyah periode 2005-2010, saat ini yang harus di utamakan adalah persaudaraan kemanusiaan.
"Dari sudut Islam istilahnya satya Islam seluruh Indonesia ini Pancasila sebagai jalan tengah, yang kita pikirkan dapat menjadi dasar dari perdamaian dunia ini," ucapnya.
Sementara, sambung Din,acara WPF ke-8 akan dihadiri Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, bersama beberapa tokoh dunia terkemuka seperti Dr. Katherine Marshall (Vice President of the G-20 Interfaith Association).