Hikmah dari Sahabat Rasulullah yang Buta, Pantang Salat di Rumah
Mahmuda attar hussein
Rabu, 02 November 2022 - 08:00 WIB
Ilustrasi sahabat Rasulullah. (Foto: Istimewa).
Ada hikmah yang bisa dipelajari dari kisah sahabat Rasulullah SAW yang buta. Ialah Abdullah bin Abi Ummi-Maktum yang pantang salat sendirian di rumah.
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengisahkan, Abdullah bin Ummi-Maktum adalah sahabat Rasulullah dengan keterbatasan fisik. Usianya sepuh dan matanya ditutup oleh Allah untuk tidak melihat maksiat (buta).
Dia datang kepada Nabi SAW, meminta keringanan salat Subuh agar bisa dikerjakan di rumah. Itu lantaran dia kesulitan mendapatkan penuntun ke masjid, khususnya saat waktu Subuh.
"Dari Zuhur sampai Isya dia masih bisa mendapatkan penolong yang menuntunnya ke masjid, kecuali waktu Subuh. Apalagi jarak rumahnya dengan masjid cukup jauh," jelas dia dikanal YouTubenya, Rabu (2/11/2022).
Mendengar pertanyaan dari Abdullah, Nabi tidak mengiyakan dan tidak juga melarangnya secara langsung. Nabi SAW bertanya kepadanya, "Apakah engkau masih mendengar azan?"
"Iya ya Rasulullah, saya dengar," jawab Abdullah. Maka Rasulullah menjawab, "Sepanjang kamu masih mendengar azan, tunaikanlah Subuh di masjid."
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini mengungkapkan, ada yang istimewa dari jawaban yang diberikan Nabi kepada Abdullah. Pasalnya, dia adalah seorang yang uzur lagi buta, tapi tetap Rasulullah memintanya untuk berusaha menunaikan Subuh di masjid.
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengisahkan, Abdullah bin Ummi-Maktum adalah sahabat Rasulullah dengan keterbatasan fisik. Usianya sepuh dan matanya ditutup oleh Allah untuk tidak melihat maksiat (buta).
Dia datang kepada Nabi SAW, meminta keringanan salat Subuh agar bisa dikerjakan di rumah. Itu lantaran dia kesulitan mendapatkan penuntun ke masjid, khususnya saat waktu Subuh.
"Dari Zuhur sampai Isya dia masih bisa mendapatkan penolong yang menuntunnya ke masjid, kecuali waktu Subuh. Apalagi jarak rumahnya dengan masjid cukup jauh," jelas dia dikanal YouTubenya, Rabu (2/11/2022).
Mendengar pertanyaan dari Abdullah, Nabi tidak mengiyakan dan tidak juga melarangnya secara langsung. Nabi SAW bertanya kepadanya, "Apakah engkau masih mendengar azan?"
"Iya ya Rasulullah, saya dengar," jawab Abdullah. Maka Rasulullah menjawab, "Sepanjang kamu masih mendengar azan, tunaikanlah Subuh di masjid."
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini mengungkapkan, ada yang istimewa dari jawaban yang diberikan Nabi kepada Abdullah. Pasalnya, dia adalah seorang yang uzur lagi buta, tapi tetap Rasulullah memintanya untuk berusaha menunaikan Subuh di masjid.