Kemenag: Beasiswa 5.000 Doktor Luar Negeri Sudah Mulai Cair
Andi Muhammad
Kamis, 03 November 2022 - 23:03 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Beasiswa Program 5.000 Doktor Luar Negeri sudah mulai cair. Sampai dengan hari ini, tercatat 136 peraih beasiswa (awardee) menerima pembayaran tuition fee (biaya semester) dan living allowance (uang saku).
“Alhamdulillah, sesuai yang kami janjikan, beasiswa Program 5.000 Doktor Luar Negeri sudah mulai cair. Sudah ada 136 awardee yang menerima pembayaran tuition fee dan living allowance,” kata Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
“Total lebih Rp25 miliar anggaran yang telah dibayarkan,” sambungnya.
Menurut Dhani, sejak 29 Oktober 2022, tim Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan melakukan koordinasi intensif untuk melakukan percepatan pencairan beasiswa Program 5.000 Doktor Luar Negeri. Ditjen Pendidikan Islam dan LPDP telah membentuk semacam taskforce percepatan dan secara bertahap mencairkan tuition fee dan living allowance para awardee.
Baca Juga:Guru SMK Ini Dapat Penghargaan karena Ciptakan Helm Charging
Untuk tuition fee, sampai hari ini sudah dibayarkan kepada sejumlah mahasiswa yang kuliah di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Malaysia, Mesir, Perancis, dan Yordania. Sementara untuk living allowance, sudah dibayarkan ke sejumlah awardee yang kuliah di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Iran, Jepang, Jerman, Malaysia, Maroko, Mesir, Perancis, Sudan, dan Yaman.
Pencairan bertahap ini dilakukan, kata Dhani, sebagai upaya simultan untuk bisa segera memenuhi hak-hak awardee. "Alhamdulillah, proses koordinasi dengan pihak awardee juga terus berjalan," jelasnya.
“Alhamdulillah, sesuai yang kami janjikan, beasiswa Program 5.000 Doktor Luar Negeri sudah mulai cair. Sudah ada 136 awardee yang menerima pembayaran tuition fee dan living allowance,” kata Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
“Total lebih Rp25 miliar anggaran yang telah dibayarkan,” sambungnya.
Menurut Dhani, sejak 29 Oktober 2022, tim Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan melakukan koordinasi intensif untuk melakukan percepatan pencairan beasiswa Program 5.000 Doktor Luar Negeri. Ditjen Pendidikan Islam dan LPDP telah membentuk semacam taskforce percepatan dan secara bertahap mencairkan tuition fee dan living allowance para awardee.
Baca Juga:Guru SMK Ini Dapat Penghargaan karena Ciptakan Helm Charging
Untuk tuition fee, sampai hari ini sudah dibayarkan kepada sejumlah mahasiswa yang kuliah di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Malaysia, Mesir, Perancis, dan Yordania. Sementara untuk living allowance, sudah dibayarkan ke sejumlah awardee yang kuliah di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Iran, Jepang, Jerman, Malaysia, Maroko, Mesir, Perancis, Sudan, dan Yaman.
Pencairan bertahap ini dilakukan, kata Dhani, sebagai upaya simultan untuk bisa segera memenuhi hak-hak awardee. "Alhamdulillah, proses koordinasi dengan pihak awardee juga terus berjalan," jelasnya.