Cegah Hal Buruk Saat Marah, Rasulullah Anjurkan Duduk dan Berbaring
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 07 November 2022 - 06:32 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Marah adalah hal yang manusiawi, di mana setiap orang pernah mengalaminya. Namun, bila emosi ini diungkapkan secara terus menerus dan berlebihan bisa memicu masalah dan gangguan kesehatan.
Beberapa gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi marah seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, hingga impotensi. Karenanya, sangat penting mengetahui dan memahami bagaimana cara mengendalikan amarah yang berlebihan.
Baca juga: Ambil Wudhu, Cara Rasulullah SAW Redakan Amarah
Dalam Islam, marah adalah salah satu senjata setan untuk mengendalikan manusia. Sebab, saat marah orang akan mudah mengeluarkan caci maki, kalimat kasar, bahkan perbuatan negatif lainnya.
Dalam salah satu hadist, Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam berkata, لَا تَغْضَبْ
“Jangan marah!” (HR. Al-Bukhari).
Ada sejumlah cara dari Rasulullah bagi umatnya untuk mengendalikan diri saat marah. Salah satunya Nabi Muhammad Saw menganjurkan untuk mengambil posisi lebih rendah untuk meredam emosi, yaitu dengan duduk atau berbaring.
Beberapa gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi marah seperti sakit kepala, tekanan darah tinggi, hingga impotensi. Karenanya, sangat penting mengetahui dan memahami bagaimana cara mengendalikan amarah yang berlebihan.
Baca juga: Ambil Wudhu, Cara Rasulullah SAW Redakan Amarah
Dalam Islam, marah adalah salah satu senjata setan untuk mengendalikan manusia. Sebab, saat marah orang akan mudah mengeluarkan caci maki, kalimat kasar, bahkan perbuatan negatif lainnya.
Dalam salah satu hadist, Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam berkata, لَا تَغْضَبْ
“Jangan marah!” (HR. Al-Bukhari).
Ada sejumlah cara dari Rasulullah bagi umatnya untuk mengendalikan diri saat marah. Salah satunya Nabi Muhammad Saw menganjurkan untuk mengambil posisi lebih rendah untuk meredam emosi, yaitu dengan duduk atau berbaring.