Twitter Kenakan Biaya 8 Dolar AS untuk Akun Centang Biru
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 07 November 2022 - 08:39 WIB
Perusahaan layanan microblogging dan jejaring sosial Amerika Kantor Pusat Twitter di San Francisco, California. Foto: Langit7/iStock.
Platform jejaring sosial, Twitter mulai mengiklankan layanan berlangganan berbayar di aplikasi iOS. Hal ini menyusul pengumuman Elon Musk, atas rencana biaya langganan untuk akun terverifikasi, melalui akun Twitter miliknya.
Sebelumnya, sejak 2009, tanda centang biru diberikan kepada pengguna melalui proses verifikasi sebagai cara memisahkan akun asli dari peniru.
Baca juga: Elon Musk Akuisisi Twitter, Begini Respons Joe Biden
Tanda centang biru yang diberikan ke akun terverifikasi akan segera tersedia di fitur baru, Twitter Blue. Cukup dengan membayar 7,99 dolarAS atau setara Rp125.000 per bulan, maka pelanggan mendapatkan tanda centang biru.
Pembaruan untuk aplikasi Twitter pada perangkat iOS di AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Inggris mengatakan bahwa pengguna yang mendaftar sekarang dapat menerima centang biru.
"Sama seperti selebritas, perusahaan, dan politisi yang sudah Anda ikuti." pernyataan Twitter, dikutip dari Washington Post, Senin (7/11/2022).
Terlepas dari nama fitur baru Twitter Blue, Twitter belum menentukan persyaratan apa pun yang diperlukan untuk memverifikasi keaslian pengguna di luar biaya bulanan.
Sebelumnya, sejak 2009, tanda centang biru diberikan kepada pengguna melalui proses verifikasi sebagai cara memisahkan akun asli dari peniru.
Baca juga: Elon Musk Akuisisi Twitter, Begini Respons Joe Biden
Tanda centang biru yang diberikan ke akun terverifikasi akan segera tersedia di fitur baru, Twitter Blue. Cukup dengan membayar 7,99 dolarAS atau setara Rp125.000 per bulan, maka pelanggan mendapatkan tanda centang biru.
Pembaruan untuk aplikasi Twitter pada perangkat iOS di AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Inggris mengatakan bahwa pengguna yang mendaftar sekarang dapat menerima centang biru.
"Sama seperti selebritas, perusahaan, dan politisi yang sudah Anda ikuti." pernyataan Twitter, dikutip dari Washington Post, Senin (7/11/2022).
Terlepas dari nama fitur baru Twitter Blue, Twitter belum menentukan persyaratan apa pun yang diperlukan untuk memverifikasi keaslian pengguna di luar biaya bulanan.