Cerita Sukses Youtuber Muslim Inggris-Somalia, Chunkz: Langit Adalah Batasku
Nursalam
Senin, 07 November 2022 - 09:58 WIB
Amin Mohamed atau Chunkz, seorang kreator konten muslim keturunan Somalia. Foto: Instagram/@chunkz.
Seorang fenomena media sosial, Amin Mohamed, berhasil menghormati warisan Somalianya. Dia dapat menyeimbangkan ketenaran dan keyakinannya, serta dapat menghabiskan waktu karantina bersama grup YouTube Beta Squad.
“Hari itu merupakan hari yang menakutkan untuk saya”, ucap Amin Mohamed yang dikenal sebagai British Youtuber, Chunkz.
Di tahun 2016 dia mengatakan kepada kedua orang tuanya untuk memilih tidak melanjutkan pendidikan universitasnya dan memutuskan untuk fokus pada karirnya sebagaiYoutuber.
Baca juga: Sosok Al-Battani, Astronom Muslim Penemu Jumlah Hari dalam Setahun
“Namun saya pernah ingat suatu kejadian, di minggu pertama kuliah, saya bergegas dari tempat tidur untuk menghadiri kegiatan belajar, tetapi tiba-tiba saya menatap ke atas (langit-langit) selama 45 menit dan hampir menangis karena terbesit di benak pikiran bahwa saya tidak bisa melakukan hal ini. Saya mendapati tekanan dan beban dari orang tua saya yang tidak menerima keputusan saya.” ujar Chunkz.
Chunkz merupakan generasi pertama keturunan Inggris – Somalia. Di tahun 80-an orang tuanya merupakan seorang nomaden dari Somalia.
Sebagaiselebritas, Chunkz merupakan seorang yang tulus, unik dan superhero local untuk komunitas Inggris-Somalia. Saat itu, mengikuti jejak ketiga saudara perempuannya, Chunkz memutuskan untuk mengambil jurusan Matematika Keuangan di London Metropolitan University.
“Hari itu merupakan hari yang menakutkan untuk saya”, ucap Amin Mohamed yang dikenal sebagai British Youtuber, Chunkz.
Di tahun 2016 dia mengatakan kepada kedua orang tuanya untuk memilih tidak melanjutkan pendidikan universitasnya dan memutuskan untuk fokus pada karirnya sebagaiYoutuber.
Baca juga: Sosok Al-Battani, Astronom Muslim Penemu Jumlah Hari dalam Setahun
“Namun saya pernah ingat suatu kejadian, di minggu pertama kuliah, saya bergegas dari tempat tidur untuk menghadiri kegiatan belajar, tetapi tiba-tiba saya menatap ke atas (langit-langit) selama 45 menit dan hampir menangis karena terbesit di benak pikiran bahwa saya tidak bisa melakukan hal ini. Saya mendapati tekanan dan beban dari orang tua saya yang tidak menerima keputusan saya.” ujar Chunkz.
Chunkz merupakan generasi pertama keturunan Inggris – Somalia. Di tahun 80-an orang tuanya merupakan seorang nomaden dari Somalia.
Sebagaiselebritas, Chunkz merupakan seorang yang tulus, unik dan superhero local untuk komunitas Inggris-Somalia. Saat itu, mengikuti jejak ketiga saudara perempuannya, Chunkz memutuskan untuk mengambil jurusan Matematika Keuangan di London Metropolitan University.