home global news

Presidensi G20: Pengertian, Sejarah, hingga Manfaatnya Bagi Indonesia

Senin, 14 November 2022 - 19:45 WIB
KTT G20 Indonesia 2022. (Foto: Istimewa)
Indonesia menggelar hajatan penting, yakni Presidensial G20 di Bali. Agenda ini dihadiri anggota G20 lainnya, yaitu dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Lantas apa itu G20? Mengapa Indonesia terpilih menjadi penyelenggara pertemuan penting para Menteri Keuangan dan Bank Sentral negara-negara dengan perekonomian besar di dunia ini?

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (14/11/2022), G20 atau Group of Twenty adalah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia, terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.G20 merupakan representasi lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.

Baca Juga:Mengenal Engagement Grup Presidensi G20, Ada B20 hingga Y20

Dibentuk pada tahun 1999 atas inisiasi anggota G7, G20 merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis, utamanya melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Adapun tujuan G20 mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.

Pada awalnya, G20 merupakan pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Namun sejak 2008, G20 menghadirkan Kepala Negara dalam KTT dan pada 2010 dibentuk pula pembahasan sektor pembangunan.

Sejak saat itu G20 terdiri atas Jalur Keuangan (Finance Track) dan Jalur Sherpa (Sherpa Track). Sherpa diambil dari istilah untuk pemandu di Nepal, menggambarkan bagaimana para Sherpa G20 membuka jalan menuju KTT (Summit).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
indonesia presidensi g20 ktt g20 forum g20 sukseskan ktt g20
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya