LANGIT7.ID - , Jakarta - Indonesia sedang menjadi tuan rumah Engagement Grup Konferensi Tingkat Tinggi
(KTT) G20. Terdapat sejumlah Engagement Group yang membahas isu tertentu secara khusus sesuai bidangnya, seperti
Business 20 (B20) hingga
Youth 20 (Y20).
Lantas apa saja Engagement Group Meeting G20? Berikut ulasan lengkapnya, mengutip dari Indonesia Baik, Senin (14/11/2022).
Business 20 (B20)
B20 merupakan forum komunitas bisnis internasional, sebagai peran swasta dalam penggerak pertumbuhan ekonomi yang kuat berkelanjutan dan berimbang. Adapun ketua pada Presidensi G20 kali ini adalah Shinta Widjaja Kamdani.
Baca juga: Fakta Air Force One, Pesawat Canggih yang Digunakan Joe Biden ke G20 Bali
Civil 20 (C20)
Merupakan forum organisasi masyarakat sipil dari seluruh dunia untuk terlibat dengan para pemerintah di G20 dalam menghadapi isu-isu krusial dunia. C20 pada Presidensi G20 dipimpin oleh Sugeng Bahagijo sebagai Chair dan Fabby Tumiwa sebagai Co-Chair.
Labour 20 (L20)
L20 disebut sebagai forum komunitas bisnis internasional, sebagai peran swasta dalam penggerak pertumbuhan ekonomi yang kuat berkelanjutan dan berimbang. Labour 20 dipimpin oleh Elly Rosita Silaban sebagai Chair dan Co-chair, Maria Emeninta.
Parliamentary 20 (L20)
Selanjutnya ada P20 yang merupakan forum parliament speakers atau perwakilan rakyat (legislatif) dari negara-negara G20. Forum ini membawa dimensi parlementer ke tata kelola global, meningkatkan dukungan politik untuk komitmen internasional.
P20 pada gelaran Presidensi G20 dipimpin oleh Ketua DPR Republik Indonesia, Puan Maharani.
Science 20 (S20)
Ini adalah forum peneliti dan ilmuwan dari seluruh negara G20 yang membahas terkait peningkatan kesehatan global. S20 dipimpin Prof. Satryo Sumantri Brodjonegoro sebagai Chair dan Mego Pinandito menempati posisi Co-Chair.
Baca juga: Jelang KTT G20, Kemenhub Batasi Penerbangan Reguler di Bali
Supreme Audit Institutions 20 (SAI20)
Terdapat pula SAI20, forum lembaga audit tertinggi negara-negara G20 untuk mempromosikan kerjasama, memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna didapuk sebagai Chair, dibantu Agus Joko Pramono di Co-Chair.
Think 20 (T20)
T20 merupakan forum global think-tank dan para ahli untuk menyajikan analisis komprehensif terkait diskusi yang berlangsung di G20. Ini menghasilkan ide-ide untuk mendukung G20 mendapatkan kebijakan yang konkret dan berkelanjutan.
Prof. Djisman Simanjuntak berperan sebagai Chair T20, bersama Riatu Maria Qhibtiyyah yang menduduki kursi Co-chair.
Urban 20 (U20)
U20 adalah forum para pemimpin pemerintah daerah kota-kota U20. Ini untuk melakukan aksi terhadap iklim global dan pembangunan berkelanjutan kepada para pemimpin nasional.
Peran Chair dipegang oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Co-chair, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Women 20 (W20)
Forum yang mewakili suara perempuan. W20 pelibatan isu ke dalam dokumen komitmen G20, termasuk pembangungan perempuan, kesetaraan gender, pertumbuhan inklusif, serta kerja sama di sektor ekonomi internasional.
Baca juga: Antropolog: Indonesia Perlu Tonjokan Nilai-Nilai Pancasila di KTT G20W20 dipimpin Hadriani Uli Silalahi sebagai Chair dan Dian Siswarini Co-chair.
Youth 20 (Y20)
Terakhir ada forum konsultasi dan dialog para pemuda sebagai pemimpin masa depan untuk meningkatkan kesadaran terhadap permasalahan global, bertukar ide, berargumen, bernegosiasi, hingga mencapai konsensus. Gracia Paramitha ditunjuk sebagai Chair, dibantu oleh Michael Victor Sianipar yang merupakan co-chair.
(est)