Kisah Ayah Habib Ali Al-Habsyi: Minta Murid Garap Ladang agar Petani Bisa Ngaji
Fajar adhitya
Rabu, 16 November 2022 - 04:00 WIB
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi. (Foto: Tangkapan Layar/YouTube Nabawi TV)
Haul ke-111 wafatnya Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi atau Haul Solo dipadati ribuan jamaah. Masyarakat dari berbagai kota di Indonesia tumpah ruah di komplek Masjid Ar-Riyadh Jalan Kapten Mulyadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/11/2022).
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi mengatakan, Haul Solo 2022 merupakan agenda yang penuh berkah. Mereka yang hadir Insya Allah akan dikumpulkan bersama Sohibu Simtudduror Habib Ali dan Rasulullah.
"Janji Nabi kepada kita semuanya sesungguhnya engkau akan dikumpulkan bersama dengan yang engkau cintai. Jika yang mendorong hadir adalah cinta kepada Rasulullah, cinta kepada Habib Ali, maka kelak akan dikumpulkan bersama beliau Insya Allah," kata Habib Muhammad dikutip Langit7.id dari kanal YouTube Nabawi TV.
Baca Juga:Syekh Ibrahim Musa Parabek, Ulama Pembaharu dan Pejuang dari Minangkabau
Habib Muhammad mengatakan, tidak lengkap cinta kepada Habib Ali tanpa mengetahui kisah hidupnya, keluarganya, dan bagaimana perjuangannya dalam berdakwah. Habib Muhammad lalu menjelaskan perjuangan dakwah orang tua Habib Ali, yakni Habib Muhammadi bin Husein bin Ahmad Shâhib Al-Habsyi.
"Habib Ali adalah putra dari seorang yang saleh, Habib Muhammad bin Husein yang hidupnya digunakan untuk berdakwah. Beliau masuk dari satu perkampungan ke perkampungan lain kumpul dengan orang awam," ujarnya.
Habib Muhammad meneruskan, ayah Habib Ali sangat mengayomi kelompok terpinggirkan dan masyarakat kecil. Meski medan dakwah terlihat sulit, tapi ayah Habib Ali selalu memiliki cara mengajak manusia mengenal Allah SWT.
Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi mengatakan, Haul Solo 2022 merupakan agenda yang penuh berkah. Mereka yang hadir Insya Allah akan dikumpulkan bersama Sohibu Simtudduror Habib Ali dan Rasulullah.
"Janji Nabi kepada kita semuanya sesungguhnya engkau akan dikumpulkan bersama dengan yang engkau cintai. Jika yang mendorong hadir adalah cinta kepada Rasulullah, cinta kepada Habib Ali, maka kelak akan dikumpulkan bersama beliau Insya Allah," kata Habib Muhammad dikutip Langit7.id dari kanal YouTube Nabawi TV.
Baca Juga:Syekh Ibrahim Musa Parabek, Ulama Pembaharu dan Pejuang dari Minangkabau
Habib Muhammad mengatakan, tidak lengkap cinta kepada Habib Ali tanpa mengetahui kisah hidupnya, keluarganya, dan bagaimana perjuangannya dalam berdakwah. Habib Muhammad lalu menjelaskan perjuangan dakwah orang tua Habib Ali, yakni Habib Muhammadi bin Husein bin Ahmad Shâhib Al-Habsyi.
"Habib Ali adalah putra dari seorang yang saleh, Habib Muhammad bin Husein yang hidupnya digunakan untuk berdakwah. Beliau masuk dari satu perkampungan ke perkampungan lain kumpul dengan orang awam," ujarnya.
Habib Muhammad meneruskan, ayah Habib Ali sangat mengayomi kelompok terpinggirkan dan masyarakat kecil. Meski medan dakwah terlihat sulit, tapi ayah Habib Ali selalu memiliki cara mengajak manusia mengenal Allah SWT.