Kisah Cardilli, Dubes Italia di Arab Saudi Putuskan jadi Muslim
Hasanah syakim
Rabu, 16 November 2022 - 10:00 WIB
Kisah Cardilli, Dubes Italia di Arab Saudi Putuskan jadi Muslim. Foto: Istimewa.
Torquato Cardilli merupakan seorang Duta Besar (Dubes) Italia untuk Arab Saudi menyatakan diri sebagai seorang muslim, pengakuannya itu disampaikan bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-59. Tak hanya publik Italia, masyarakat muslim di negara-negara Eropa pun terkejut mendengar keputusan Cardilli.
Bagi Italia, berita keislaman Cardilla mempunyai nilai kesensitivan dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman, Inggis, dan Prancis yang menganggap biasa apabila terdapat salah satu tokoh publik memeluk ajaran agama Islam.
Hal tersebut karena mengingat Italia merupakan pusat agama Katolik dunia, yakni di Vatikan. Sehingga wajar jika berita keislaman Cardilli dikhawatirkan oleh sejumlah pendeta bahwa keislaman Cardilli akan menjadi preseden buruk bagi negara tersebut terlebih saat ini sentimen terhadap muslim semakin marak.
Baca Juga:Kisah Mualaf Pasangan Ateis Temukan Kedamaian dalam Islam
Akan tetapi sebenarnya diplomat Italia di Arab Saudi yang masuk Islam bukan hanya Cardilli, sebelumnya seorang utusan pemerintahan Roma untuk Arab Saudi juga berpindah keyakinan ke agama Islam. Sebelumnya Mario Scialoja, rekan sejawat Cardilli yang juga pernah menjadi dubes untuk Kerajaan Arab Saudi periode 1994-1995 menyatakan masuk Islam.
Di tahun 2018, Scialoja menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan Islam di Italia, selain dua diplomat Italia tersebut ada diplomat lain yang mendapat hidayah saat bertugas di Arab Saudi. Dia adalah Duta Besar Inggris bernama Simon Collins, bahkan Collins sudah pergi ibadah haji bersama istrinya di tahun 2016 atau empat tahun setelah masuk Islam.
Cardilli adalah lulusan Fakultas Studi Bahasa dan Kebudayaan Timur, Universitas Naples, dia ]menghabiskan sebagian karir diplomatiknya di negara-negara Muslim. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu alasan kedekatan Cardilli dengan agama Islam.
Bagi Italia, berita keislaman Cardilla mempunyai nilai kesensitivan dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman, Inggis, dan Prancis yang menganggap biasa apabila terdapat salah satu tokoh publik memeluk ajaran agama Islam.
Hal tersebut karena mengingat Italia merupakan pusat agama Katolik dunia, yakni di Vatikan. Sehingga wajar jika berita keislaman Cardilli dikhawatirkan oleh sejumlah pendeta bahwa keislaman Cardilli akan menjadi preseden buruk bagi negara tersebut terlebih saat ini sentimen terhadap muslim semakin marak.
Baca Juga:Kisah Mualaf Pasangan Ateis Temukan Kedamaian dalam Islam
Akan tetapi sebenarnya diplomat Italia di Arab Saudi yang masuk Islam bukan hanya Cardilli, sebelumnya seorang utusan pemerintahan Roma untuk Arab Saudi juga berpindah keyakinan ke agama Islam. Sebelumnya Mario Scialoja, rekan sejawat Cardilli yang juga pernah menjadi dubes untuk Kerajaan Arab Saudi periode 1994-1995 menyatakan masuk Islam.
Di tahun 2018, Scialoja menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan Islam di Italia, selain dua diplomat Italia tersebut ada diplomat lain yang mendapat hidayah saat bertugas di Arab Saudi. Dia adalah Duta Besar Inggris bernama Simon Collins, bahkan Collins sudah pergi ibadah haji bersama istrinya di tahun 2016 atau empat tahun setelah masuk Islam.
Cardilli adalah lulusan Fakultas Studi Bahasa dan Kebudayaan Timur, Universitas Naples, dia ]menghabiskan sebagian karir diplomatiknya di negara-negara Muslim. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu alasan kedekatan Cardilli dengan agama Islam.