LANGIT7.ID, Jakarta - Allah SWT memiliki ribuan cara untuk menuntun hamba-Nya ke jalan yang baik. Berbagai ujian diberikan agar manusia mampu menemukan cara untuk menjemput hidayah yang diturunkan oleh Allah SWT.
Seperti yang dialami pasangan asal Korea Selatan yang tinggal di Indonesia, Winni dan Andro. Mereka hidup sebagai ateis atau tidak mempercayai adanya Tuhan.
Winni dan Andro mengaku memiliki masalah yang berat dalam hidupnya sehingga sempat memutuskan untuk bunuh diri saat tinggal di Bali. Mereka gelap mata seakan tak sanggup menghadapi cobaan hidup yang berat.
Baca Juga: Niat Awal jadi Pastor, Arnold Al Gonzaga Putuskan untuk BersyahadatHingga akhirnya ia bertemu dengan seorang pria asli Bali, bernama Rull. Dengan tulus, Rull membantu Winni dan Andro melewati masalah hidupnya.
Rull membawa Winni dan Andro ke Yogyakarta untuk perlahan melupakan masalahnya. Ketertarikan Winni dan Andro terhadap Islam dimulai saat mereka melihat Rull salat.
“Jadi awalnya mereka ada masalah berat dan mau bunuh diri. Saya kenal mereka sejak lima bulan lalu dan saya putuskan bawa ke Yogyakarta. Di saat itu mereka tertarik dengan saat saya sembayang dan merasakan ada kedamaian,” kata Rull, saat menceritakan kisan Winni dan Rull, di YouTube Mualaf Centre Yogyakarta, dikutip
Langit7.id, Ahad (13/11/2022).
Winni pun mengakui, mentalnya kian membaik dan merasakan kedamaian saat mengetahui tentang Islam. Ia bahkan sudah berusaha belajar salat hingga merasakan haru yang luar biasa.
Baca Juga: Masjid Cambridge Mualafkan 86 Orang Sejak Januari 2022“Saya merasa nyaman, damai, dan air mata meneter saat belajar salat. Itu membuat saya lebih sehat,” tutur Winni.
Bahkan Winni sudah memelajari aturan-aturan yang ada dalam Islam dan yakin untuk mampu menaatinya. “Saya sangat yakin, bisa (menaati Islam). Saya bahkan sangat siap,” ucap Winni.
Saat disinggung tanggapan orang tua terkait keputusan masuk Islam, Winni mengaku diberi kemudahan oleh Allah SWT. “Orang tua saya juga ateis. Mereka sangat senang dengan keputusan saya masuk Islam, saya dihargai,” ujar Winni.
Senada dengan Winni, Andro juga diberi jalan yang mudah untuk menjadi mualaf. Ia dan Winni sudah yakin untuk seterusnya tinggal di Indonesia yang mayoritasnya masyarakat beragama Islam.
Baca Juga: Berawal Beda Keyakinan dengan Pasangan, Delicia Kini Mantap Berislam“Ya kami sangat yakin dan akan tinggal di Indonesia. (Masuk Islam) orang tua menyetujui dan saya sangat yakin, mereka tidak ada masalah. Kami masuk Islam tak ada paksaan, ini karena ada kedamaian,” kata Andro.
Keduanya pun diberikan pendampingan saat memutuskan masuk Islam. Baik Winni dan Andro mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Kauman Yogyakarta.
Winni tak dapat membendung rasa harunya. Air mata pun menetes dan tak henti mengucap syukur ketika ia masuk Islam.
“Terima kasih. Ketika saya mendengar Islam, saya menemukan kedamaian, hati saya tenang, saya merasa bahagia. Terima kasih kalian sudah saya anggap seperti keluarga, saya merasa dilindungi oleh Tuhan, Tuhan itu ada,” ucap Winni.
Baca Juga: Mantan Penginjil di Sleman Dapat Hidayah Usai Nonton Sinetron(zhd)