Waspada Kanker Melanoma, Kenali Perbedaan Tahi Lalat Normal dan Tidak
Ummu hani
Kamis, 17 November 2022 - 10:41 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Setiap orang umumnya memiliki sekitar 10 hingga 40 tahi lalat di tubuhnya.Meski bukan hal berbahaya, namun tahi lalat yang memiliki warna, ukuran, atau bentuk tidak normal bisa jadi tanda awal kanker kulit.
Kanker kulit menyerupai tahi lalat disebut dengan melanoma. Ini merupakan jenis kanker kulit paling berbahaya dan terjadi ketika sel melanosit tumbuh secara tidak terkendali. Radiasi UV merupakan penyebab utama peningkatan risiko melanoma.
Pada awal kemunculannya, melanoma sulit dibedakan dengan tahi lalat normal. Meski serupa, ada beberapa tanda perbedaan tahi lalat normal dan kanker kulit melanoma yang bisa Anda kenali.
Baca Juga:5 Kebiasaan yang Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung Secara Drastis
Tahi lalat normal biasanya memiliki bercak coklat, atau hitam berwarna merata pada kulit. Umumnya, tahi lalat normal berbentuk bulat atau ovaldenganukuran kurang dari 6 milimeter. Beberapa tahi lalat dapat muncul saat lahir, tapi sebagian besar tumbuh selama masa kanak-kanak atau remaja.
Setelah tahi lalat berkembang, biasanya akan tetap dengan ukuran, bentuk, dan warna yang sama selama bertahun-tahun. Bahkan, beberapa tahi lalat pada akhirnya bisa memudar.
Namun, ada beberapa tanda tahi lalat merupakan kanker melanoma. Salah satu tandanya adalah perubahan ukuran, bentuk, dan warna seiring pertumbuhannya.
Kanker kulit menyerupai tahi lalat disebut dengan melanoma. Ini merupakan jenis kanker kulit paling berbahaya dan terjadi ketika sel melanosit tumbuh secara tidak terkendali. Radiasi UV merupakan penyebab utama peningkatan risiko melanoma.
Pada awal kemunculannya, melanoma sulit dibedakan dengan tahi lalat normal. Meski serupa, ada beberapa tanda perbedaan tahi lalat normal dan kanker kulit melanoma yang bisa Anda kenali.
Baca Juga:5 Kebiasaan yang Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung Secara Drastis
Tahi lalat normal biasanya memiliki bercak coklat, atau hitam berwarna merata pada kulit. Umumnya, tahi lalat normal berbentuk bulat atau ovaldenganukuran kurang dari 6 milimeter. Beberapa tahi lalat dapat muncul saat lahir, tapi sebagian besar tumbuh selama masa kanak-kanak atau remaja.
Setelah tahi lalat berkembang, biasanya akan tetap dengan ukuran, bentuk, dan warna yang sama selama bertahun-tahun. Bahkan, beberapa tahi lalat pada akhirnya bisa memudar.
Namun, ada beberapa tanda tahi lalat merupakan kanker melanoma. Salah satu tandanya adalah perubahan ukuran, bentuk, dan warna seiring pertumbuhannya.