Bolehkah Batalkan Nazar dalam Islam, UAH: Wajib Ditepati
Mahmuda attar hussein
Rabu, 23 November 2022 - 14:30 WIB
Ustadz Adi Hidayat saat berceramah. (Foto: Adi Hidayat Official).
Seorang muslim harus memenuhi nazarnya, apalagi bila terkait ketaatan kepada Allah SWT. Sebab orang tersebut terikat janji sehingga wajib ditepati.
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, bila seorang muslim bernazar, dia terikat untuk memenuhi dan menepati janjinya itu.
"Bila orang bernazar maka terikatlah dia dengan kewajiban yang telah diucapkan. Juga muncul hukum untuk menepati nazar tersebut," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Selasa (22/11/2022).
Allah berfirman, "Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana." (QS Al-Insan: 7).
Baca Juga: UAH: Allah akan Angkat Derajat Orang yang Rajin Beribadah
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini mengingatkan, agar setiap kaum muslimin yang bernazar bisa mempersiapkan segala sesuatunya. Harapannya, dapat memenuhi nazar tersebut dan menunaikannya.
"Jadi kalau sudah bernazar dan itu positif maka sepanjang berkehidupan mesti berusaha mewujudkannya dan jangan ditunda-tunda," katanya.
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, bila seorang muslim bernazar, dia terikat untuk memenuhi dan menepati janjinya itu.
"Bila orang bernazar maka terikatlah dia dengan kewajiban yang telah diucapkan. Juga muncul hukum untuk menepati nazar tersebut," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Selasa (22/11/2022).
Allah berfirman, "Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana." (QS Al-Insan: 7).
Baca Juga: UAH: Allah akan Angkat Derajat Orang yang Rajin Beribadah
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini mengingatkan, agar setiap kaum muslimin yang bernazar bisa mempersiapkan segala sesuatunya. Harapannya, dapat memenuhi nazar tersebut dan menunaikannya.
"Jadi kalau sudah bernazar dan itu positif maka sepanjang berkehidupan mesti berusaha mewujudkannya dan jangan ditunda-tunda," katanya.