home global news

Menilik Nasib Mobil-mobil Listrik Usai Bertugas di KTT G20

Rabu, 23 November 2022 - 13:50 WIB
Genesis G80 LWB menjadi salah satu mobil listrik yang digunakan pada perhelatan KTT G20 di Bali. (Foto: Istimewa)
KTT G20 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, menyita perhatian dunia. Salah satu bentuk dukungan dari kesuksesan pertemuan akbar itu adalah kendaraan listrik yang digunakan untuk mengangkut para pejabat maupun tim yang bertugas.

Menurut Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setia Utama, kendaraan listrik digunakan pada G20 menjadi bukti komitmen Indonesia dalam transisi dari penggunaan energi fosil ke terbarukan.

"Jadi ada pesan-pesan di balik itu. Ke depannya kita mau tidak mau harus meninggalkan fosil, karena tentu saja semakin lama semakin berkurang energi fosil ini," ujar Setia dalam tayangan di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Rabu (23/11/2022).

Baca Juga:Jokowi Pamer EBT Indonesia di G20, PKS: Semoga Bukan Pencitraan

Ada beberapa model mobil yang disediakan oleh Kementerian Sekretariat Negara untuk mensukseskan perhelatan G20. Mulai dari Wuling Air EV, Hyundai Ioniq 5, Toyota bZ4x, dan Genesis G80.

Mobil-mobil EV tersebut merupakan kendaraan dukungan yang dipinjamkan oleh perusahaan otomotif. Lantas kemana mobil-mobil usai KTT G20 di Bali?

Setia mengatakan, mobil-mobil bekas G20 akan dikembalikan ke perusahaan yang meminjamkan. Kendaraan tersebut juga masih mulus dan tidak mengalami kerusakan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mobil listrik g20 kendaraan listrik sekretariat negara ktt g20
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya