home global news

Imunisasi dan Perilaku Hidup Bersih, Kunci Pencegahan Polio Lewat Feses

Jum'at, 25 November 2022 - 11:33 WIB
Ilustrasi penderita polio. Foto: LANGIT7/iStock
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan tiga anak terpapar virus polio di Pidie, Aceh. Ketiganya tinggal di lingkungan sama dengan satu anak terpapar polio pada awal November 2022.

Menurut Kemenkes, kasus baru ini ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan tinja melalui Targeted Healthy Stools Sampling sesuai dengan rekomendasi WHO.

Baca juga: Temukan 1 Kasus, Kemenkes Ungkap Alasan Dibalik KLB Polio

Kemenkes melakukan penelusuran epidemiologi di sekitar lokasi kasus polio di Pidie melalui pemeriksaan tinja terhadap 19 anak sehat. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah sudah terjadi transmisi di komunitas.

Polio menyebar melalui kontak orang ke orang. Ketika seorang anak terinfeksi polio liar, virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan berkembang biak di usus. Ini kemudian dibuang ke lingkungan melalui feses.

Virus yang sudah memapari feses tersebut dapat menyebar dengan cepat melalui komunitas terutama dalam kondisi kebersihan dan sanitasi yang buruk. Virus tidak akan rentan menginfeksi dan bahkan bisa mati bila seorang anak mendapatkan imunisasi lengkap terhadap polio.

Polio dapat menyebar ketika makanan atau minuman terkontaminasi oleh feses. Ada juga bukti bahwa lalat dapat secara pasif memindahkan virus polio dari feses ke makanan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
polio kesehatan kebersihan rumah feses
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya