Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Imunisasi dan Perilaku Hidup Bersih, Kunci Pencegahan Polio Lewat Feses

ummu hani Jum'at, 25 November 2022 - 11:33 WIB
Imunisasi dan Perilaku Hidup Bersih, Kunci Pencegahan Polio Lewat Feses
Ilustrasi penderita polio. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menemukan tiga anak terpapar virus polio di Pidie, Aceh. Ketiganya tinggal di lingkungan sama dengan satu anak terpapar polio pada awal November 2022.

Menurut Kemenkes, kasus baru ini ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan tinja melalui Targeted Healthy Stools Sampling sesuai dengan rekomendasi WHO.

Baca juga: Temukan 1 Kasus, Kemenkes Ungkap Alasan Dibalik KLB Polio

Kemenkes melakukan penelusuran epidemiologi di sekitar lokasi kasus polio di Pidie melalui pemeriksaan tinja terhadap 19 anak sehat. Hal ini dilakukan untuk menilai apakah sudah terjadi transmisi di komunitas.

Polio menyebar melalui kontak orang ke orang. Ketika seorang anak terinfeksi polio liar, virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan berkembang biak di usus. Ini kemudian dibuang ke lingkungan melalui feses.

Virus yang sudah memapari feses tersebut dapat menyebar dengan cepat melalui komunitas terutama dalam kondisi kebersihan dan sanitasi yang buruk. Virus tidak akan rentan menginfeksi dan bahkan bisa mati bila seorang anak mendapatkan imunisasi lengkap terhadap polio.

Polio dapat menyebar ketika makanan atau minuman terkontaminasi oleh feses. Ada juga bukti bahwa lalat dapat secara pasif memindahkan virus polio dari feses ke makanan.

Kebanyakan orang yang terinfeksi virus polio tidak memiliki tanda-tanda penyakit dan tidak pernah sadar bahwa mereka telah terinfeksi. Orang-orang tanpa gejala ini membawa virus dalam usus mereka dan dapat menyebarkan infeksi ke ribuan orang lain.

Baca juga: Ditetapkan Jadi KLB, Kenali Gejala Polio hingga Cara Pencegahannya

Melansir dari Infeksi Emerging Kemenkes, Jumat (25/11/2022) polio menjadi virus sangat berbahaya karena tidak ada obatnya. Hanya ada perawatan untuk meringankan gejala, termasuk imunisasi polio pada anak sejak dini.

Apabila sudah terkena polio, tindakan yang dilakukan yaitu tatalaksana kasus lebih ditekankan pada tindakan suportif dan pencegahan terjadinya cacat. Anggota gerak diusahakan kembali berfungsi senormal mungkin dan penderita dirawat inap selama minimal 7 hari atau sampai melampaui masa akut.

Cara Pencegahan

Imunisasi merupakan tindakan paling efektif dalam mencegah penyakit polio. Vaksin polio yang diberikan berkali-kali dapat melindungi seorang anak seumur hidup.

Pencegahan penyakit polio dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian imunisasi polio pada anak-anak.

Baca juga: Satu Kasus Polio Ditemukan di Aceh, Kemenkes Tetapkan KLB

Pencegahan penularan melalui kontak langsung (droplet) dengan menggunakan masker bagi orang sakit maupun yang sehat. Selain itu mencegah pencemaran lingkungan (fecal-oral) dan pengendalian infeksi dengan menerapkan buang air besar di jamban dan mengalirkannya ke septic tank.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)