Nasihat untuk Orang Baru Hijrah: Istiqamah di Jalan Allah SWT
Mahmuda attar hussein
Senin, 28 November 2022 - 09:00 WIB
Ilustrasi mengaji di masjid sebagai bentuk istiqomah usai hijrah. (Foto: iStock).
Ada nasihat untuk orang baru hijrah yakni selalu istiqamah berada di jalan Allah. Inilah yang disampaikan Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam kajiannya.
Kaum muslimin mesti berusaha melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi larangan-Nya. Caranya dengan mengingat kembali tujuan diciptakannya manusia.
"Ingat kembali tujuan manusia diciptakan, karena di dunia ini ada beberapa makhluk yang hidup. Selain manusia, ada juga binatang," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Cara Rasulullah Atasi Masalah Sosial Awal Hijrah ke Madinah
Dia menjelaskan, ada perbedaan tujuan hidup antara manusia dan binatang. Di mana binatang hidup tanpa aturan, sementara manusia hidup dengan aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT.
"Allah menetapkan aturan itu sebetulnya dengan tujuan kebaikan bagi manusia," jelasnya.
Dia berharap agar orang yang baru hijrah dapat terus mempelajari aturan-aturan yang ditetapkan Allah dan berlaku bagi umat manusia. Hal itu dapat dipelajari melalui Al-Qur'an, hadis, majelis ilmu, dan guru seperti ustadz.
Kaum muslimin mesti berusaha melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi larangan-Nya. Caranya dengan mengingat kembali tujuan diciptakannya manusia.
"Ingat kembali tujuan manusia diciptakan, karena di dunia ini ada beberapa makhluk yang hidup. Selain manusia, ada juga binatang," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Cara Rasulullah Atasi Masalah Sosial Awal Hijrah ke Madinah
Dia menjelaskan, ada perbedaan tujuan hidup antara manusia dan binatang. Di mana binatang hidup tanpa aturan, sementara manusia hidup dengan aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT.
"Allah menetapkan aturan itu sebetulnya dengan tujuan kebaikan bagi manusia," jelasnya.
Dia berharap agar orang yang baru hijrah dapat terus mempelajari aturan-aturan yang ditetapkan Allah dan berlaku bagi umat manusia. Hal itu dapat dipelajari melalui Al-Qur'an, hadis, majelis ilmu, dan guru seperti ustadz.