UAH: Allah Senantiasa Terima Taubat Hamba-Nya yang Disegerakan
Andi Muhammad
Senin, 28 November 2022 - 20:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Setiap manusia tentunya pernah berbuat salah dan tidak ada yang sempurna. Maka itu Allah selalu membuka pintu taubat kepada hamba-hamba-Nya, terlebih bagi mereka yang menyegerakan.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, Allah senantiasa menerima taubat Hamba-Nya yang ikhlas dengan segera dan tidak menunda-nunda. Sebab tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.
"Menyegerakan taubat jangan ditunda, jadi kalau ada kesalahan di hari ini selesaikan. Jangan tunggu malam, karena maut bisa datang tanpa kita duga," kata UAH dalam kajiannya dikutip di kanal Adi Hidayat Official, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Sejarah Masjid Al-Hikmah Sarinah, Berawal dari Peristiwa G30SPKI
UAH mengupas salah satu ayat tentang menyegerakan taubat, Allah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 17:
إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Artinya: Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, Allah senantiasa menerima taubat Hamba-Nya yang ikhlas dengan segera dan tidak menunda-nunda. Sebab tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.
"Menyegerakan taubat jangan ditunda, jadi kalau ada kesalahan di hari ini selesaikan. Jangan tunggu malam, karena maut bisa datang tanpa kita duga," kata UAH dalam kajiannya dikutip di kanal Adi Hidayat Official, Senin (28/11/2022).
Baca Juga:Sejarah Masjid Al-Hikmah Sarinah, Berawal dari Peristiwa G30SPKI
UAH mengupas salah satu ayat tentang menyegerakan taubat, Allah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 17:
إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Artinya: Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.