Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan agar kaum mukmin bijak dalam menyikapi segala hal. Tidak hanya condong ke perkara dunia saja, namun juga harus seimbang dengan perkara akhirat.
Setiap kesalahan dalam bentuk apapun yang bahkan menyinggung orang lain tentunya mengakibatkan dosa. Apalagi dapat menyebabkan dampak negatif terhadap orang yang tersinggung.
Dalam kehidupan ini pastilah kita banyak menemui masalah. Akan tetapi, bagaimana menyikapi permasalahan yang terjadi dan bagaimana seseorang menyelesaikannya, tentu bergantung pada diri orang itu sendiri.
hati yang bersih mampu melahirkan kepribadian yang hebat dalam diri manusia. Jika tidak demikian, maka manusia akan condong memiliki sifat iri, dengki, dan terobsesi terhadap gaya hidup orang lain.
Unsur kayu yang dihadirkan dalam kamar tidur dapat menambah kesan tentram dan nyaman. Kita bisa menghadirkan elemen kayu pada properti di dalam kamar, seperti kursi, meja, rak dinding, dan tempat tidur.
Ustaz Khalid menuturkan, satu hal yang bisa menyelamatkan si penggibah dari hukuman Allah yakni meminta maaf kepada sasaran gibahnya. Sebaliknya, sasaran si penggibah bila memaafkan akan mendapatkan pahala.
Takaran rezeki yang Allah berikan kepada setiap manusia itu tidak ada yang salah. Jika pola pikir seperti itu mulai ditanamkan, maka penyakit hati lambat laun akan hilang sehingga menimbulkan prasangka baik terhadap Allah SWT.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, Allah senantiasa menerima taubat Hamba-Nya yang ikhlas dengan segera dan tidak menunda-nunda. Sebab tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.
Iman akan bertambah dengan ketaatan dan iman akan menurun dengan kemaksiatan. Maka, barang siapa yang imannya sedang menurun dan hatinya sedang mati dalam perangkap maksiat, bangkitlah dengan agenda-agenda ketaatan.
Menurut UAH, seorang mukmin yang memiliki iman sampai ke hati, berarti dia sudah memantapkan imannya. Karena iman yang telah sampai ke hati itu tandanya seorang mukmin telah berkomitmen kepada Allah SWT.
Sifat orang mukhlis cenderung masih belum sekuat mukhlas. Artinya, jika dia dipuji maka dia akan merasa sangat senang. Namun ketika mendapatkan celaan ataupun hinaan, maka dirinya akan merasa down.
Ketika seorang muslim selalu mendekatkan diri kepada Allah, maka dia akan mendapatkan ketenangan batin dengan mengingat Allah di setiap saat. Baik ketika sedang bekerja atau berurusan dengan orang lain.
Berawal dari penyakit hati hingga menimbulkan sifat buruk lainnya. Orang munafik tentunya pandai berdusta ataupun berbohong. Sebab itu, golongan tersebut sangat dibenci Allah dan hamba-Nya.