Kenali Imunisasi Dasar Lengkap Cegah Penyakit pada Anak
Ummu hani
Rabu, 30 November 2022 - 14:55 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Sejumlah anak-anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi secara lengkap bahkan tidak sama sekali sejak lahir. Padahal, imunisasi menjadi penting agar anak tidak mudah tertular penyakit berbahaya.
Munculnya kasus Polio di Aceh harusnya menjadi pengingat para orang tua untuk segera memberikan imunisasi lengkap pada anak. Pasalnya, ada sejumlah penyakit termasuk Polio, yang tak bisa diobati tapi dapat dicegah dengan imunisasi.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengubah konsep 'imunisasi dasar lengkap' menjadi 'imunisasi rutin lengkap'. Hal ini terdiri dari imunisasi dasar dan lanjutan.
Baca Juga:KLB Polio, Ingatkan Orang Tua Pentingnya Vaksinasi Anak
Imunisasi dasar saja dirasa tidak cukup sehingga diperlukan imunisasi lanjutan untuk mempertahankan tingkat kekebalan optimal. Adapun pemberian imunisasi disesuaikan dengan usia anak.
Untuk imunisasi dasar lengkap, bayi berusia kurang dari 24 jam diberikan imunisasi Hepatitis B (HB-0), usia 1 bulan diberikan (BCG dan Polio 1), usia 2 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 1 dan Polio 2), usia 3 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3), usia 4 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 3, Polio 4 dan IPV atau Polio suntik), dan usia 9 bulan diberikan (Campak atau MR).
Lalu imunisasi lanjutan, bayi di bawah dua tahun (Baduta) usia 18 bulan diberikan imunisasi (DPT-HB-Hib dan Campak/MR). Sedangkan untuk kelas 1 SD diberikan (DT dan Campak/MR), kelas 2 dan 5 SD wajib mendapatkan Td.
Munculnya kasus Polio di Aceh harusnya menjadi pengingat para orang tua untuk segera memberikan imunisasi lengkap pada anak. Pasalnya, ada sejumlah penyakit termasuk Polio, yang tak bisa diobati tapi dapat dicegah dengan imunisasi.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengubah konsep 'imunisasi dasar lengkap' menjadi 'imunisasi rutin lengkap'. Hal ini terdiri dari imunisasi dasar dan lanjutan.
Baca Juga:KLB Polio, Ingatkan Orang Tua Pentingnya Vaksinasi Anak
Imunisasi dasar saja dirasa tidak cukup sehingga diperlukan imunisasi lanjutan untuk mempertahankan tingkat kekebalan optimal. Adapun pemberian imunisasi disesuaikan dengan usia anak.
Untuk imunisasi dasar lengkap, bayi berusia kurang dari 24 jam diberikan imunisasi Hepatitis B (HB-0), usia 1 bulan diberikan (BCG dan Polio 1), usia 2 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 1 dan Polio 2), usia 3 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3), usia 4 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 3, Polio 4 dan IPV atau Polio suntik), dan usia 9 bulan diberikan (Campak atau MR).
Lalu imunisasi lanjutan, bayi di bawah dua tahun (Baduta) usia 18 bulan diberikan imunisasi (DPT-HB-Hib dan Campak/MR). Sedangkan untuk kelas 1 SD diberikan (DT dan Campak/MR), kelas 2 dan 5 SD wajib mendapatkan Td.