Mardiono Akui PPP dapat Banyak Nasihat dari Rais PBNU
Elvin andika
Kamis, 01 Desember 2022 - 06:30 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menemui Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Haris Sodaqoh di Kota Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono, mengklaim banyak mendapat nasihat usai bertemuRaisPengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Haris Sodaqoh di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Nasihat-nasihat itu dalam rangka menyambut gelaran Pemilu Serentak 2024.
Menurut Mardiono, banyak arahan yang didapat dari KH Haris Sodaqoh. Terutama berkaitan dengan bagaimana menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.
"Sowan ke Pak Kiyai tentu minta doa, minta arahan langkah-langkah politik. Khususnya yang di Jawa Tengah seperti apa dan secara nasional seperti apa," kata Mardiono dalam keterangannya, dikutip Kamis (1/12/2022).
"Tentu tidak hanya arahan-arahan strategi politik, tapi juga kami yang paling utama adalah minta doa kepada kiyai,"lanjut Mardiono.
Baca Juga:Kosgoro 57 Jadikan Jawa Barat Lumbung Suara Golkar
Dalam kesempatan itu, KH Haris Sodaqoh bersyukur Ketua Umum PPP sekarang dijabat oleh Mardiono. Dia menilai Mardiono merupakan sosok yang perhatian terhadap para kiyai.
Nasihat-nasihat itu dalam rangka menyambut gelaran Pemilu Serentak 2024.
Menurut Mardiono, banyak arahan yang didapat dari KH Haris Sodaqoh. Terutama berkaitan dengan bagaimana menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.
"Sowan ke Pak Kiyai tentu minta doa, minta arahan langkah-langkah politik. Khususnya yang di Jawa Tengah seperti apa dan secara nasional seperti apa," kata Mardiono dalam keterangannya, dikutip Kamis (1/12/2022).
"Tentu tidak hanya arahan-arahan strategi politik, tapi juga kami yang paling utama adalah minta doa kepada kiyai,"lanjut Mardiono.
Baca Juga:Kosgoro 57 Jadikan Jawa Barat Lumbung Suara Golkar
Dalam kesempatan itu, KH Haris Sodaqoh bersyukur Ketua Umum PPP sekarang dijabat oleh Mardiono. Dia menilai Mardiono merupakan sosok yang perhatian terhadap para kiyai.