home wirausaha syariah

Soroti Peringkat Produk Halal, Ketua DPD Singgung Paradoks di Indonesia

Kamis, 01 Desember 2022 - 08:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyoroti penurunan peringkat Indonesia sebagai negara produsen Produk Halal. Hal itu dinilai menjadi salah satu dari sekian banyak paradoksal dari perjalanan bangsa.

Berdasarkan laporan The State of Global Islamic Economy Report, tahun 2020 Indonesia berhasil memperbaiki posisi sebagai negara produsen Produk Halal, dari peringkat 10 naik ke peringkat lima dunia. Namun, di tahun 2022 posisi Indonesia justru terlempar dari 10 besar.

"Sedangkan yang masuk 10 besar malah negara-negara yang mayoritas penduduknya non muslim. Seperti Brasil, Amerika Serikat, juga Taiwan," kata LaNyalla dalam keterangannya, dikutip Kamis (1/12/2022).

Baca Juga:Menag: Forum H20 Momentum Bangun Kemitraan Halal Global

Menurut LaNyalla, hal ini sebenarnya menjadi peluang bagi Himpunan Pengusaha Nahdliyin untuk menembus pasar Produk Halal dunia dengan mengembangkan Koperasi Pesantren dan Industri Mikro dan Menengah. Terlebih, salah satu tugas dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Indonesia adalah melakukan supporting program terhadap hal ini.

"Tetapi sekali lagi, inilah salah satu dari sekian banyak paradoksal di negara ini. Oleh karena itu, saya tidak akan membahas angka-angka pertumbuhan ekonomi, PDB, atau rasio utang dan lain-lain. Karena angka-angka itu tidak saya temukan di lapangan," ujar Senator asal Jawa Timur itu.

LaNyalla mengaku sudah berkeliling ke lebih dari 300 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Namun, hal yang ditemukannya hampir seragam, yaitu ketidakadilan dan kemiskinan struktural yang sulit dientaskan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
produk halal halal dpd la nyalla
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya